Nataru

Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Walikota Bengkulu Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk ‘Backing’ Pedagang Pantai Panjang

Walikota Bengkulu Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk ‘Backing’ Pedagang Pantai Panjang

Walikota Bengkulu Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk ‘Backing’ Pedagang Pantai Panjang--(Sumber Foto: Robi/BETV)

BENGKULU, BETVNEWSWalikota BENGKULU, Dedy Wahyudi, memberikan tanggapan tegas terkait dugaan adanya oknum yang membacking para pedagang di kawasan Pantai Panjang.

Ia menegaskan bahwa masalah ini akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, khususnya kepolisian.

"Jika ada pihak yang menjadi backing di belakang pedagang untuk memperkeruh situasi, kita akan serahkan kepada aparat kepolisian," tegas Dedy.

BACA JUGA:Kuasa Hukum Murman Effendi Tuduh Jaksa Lakukan Pemenggalan Kasus Pembebasan Lahan

BACA JUGA:PAD dari Pajak Hiburan di Seluma Hanya Ditarget Rp 6 Juta Tahun Ini

Dedy juga mengungkapkan bahwa sebagian area di Pantai Panjang diduga dikuasai oleh pihak-pihak tertentu yang mengklaim seolah-olah lahan tersebut merupakan milik turun-temurun.

"Kita akan tegas. Jika masih ada yang mengkotak-kotak dan mengklaim itu milik nenek moyang, saya yang akan pertama kali menindak. Saya juga besar dan tumbuh di kawasan pantai, khususnya di Berkas," tambahnya.

Menurut Dedy, penataan Pantai Panjang menjadi hal penting karena sektor pariwisata merupakan salah satu potensi utama untuk pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu.

"Kita tidak memiliki tambang, perkebunan, dan sawah yang luas. Pariwisata adalah andalan kita. Jika pariwisata kita maju, uang akan banyak berputar dan kota ini akan semakin berkembang," jelasnya.

BACA JUGA:Bikin Wajah Jadi Cantik Berseri, Ini Manfaat Jus Mengkudu untuk Kecantikan Kulit Wajah

BACA JUGA:Kisah Sukses UMKM 'Bali Nature' yang Go Internasional Setelah Mendapat Sentuhan Pemberdayaan BRI

Walikota Dedy juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintah dalam proses penataan kawasan tersebut.

Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan tanpa menggusur pedagang.

"Kita tidak menggusur pedagang, tetapi ingin memindahkan mereka agar tidak mengganggu hak orang untuk berolahraga dan berwisata. Mohon dimaklumi, semua ini demi kebaikan bersama dan kemajuan Kota Bengkulu," tutup Dedy.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait