Adu Banteng dengan Truk di Seluma, Warga Bengkulu Tengah Tewas
Adu Banteng dengan Truk di Seluma, Warga Bengkulu Tengah Tewas--(Sumber Foto: Jul/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Seluma. Kali ini melibatkan sebuah truk box dan sepeda motor di Jalan Lintas Barat BENGKULU–Tais, tepatnya di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu pengendara motor bernama Iin Maryadi (39), warga Desa Taba Lagan, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Seluma AKBP Bonar P. Pakpahan melalui Kapolsek Sukaraja IPTU Catur Teguh Susanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan, sepeda motor Honda BeAT warna cokelat dengan nomor polisi BD 2480 I yang dikendarai korban melaju dari arah Bengkulu menuju Tais dengan kecepatan tinggi.
BACA JUGA:Cek di Sini! Cara Mudah Meningkatkan Kesehatan Mental, Coba Lakukan Ini Secara Rutin
BACA JUGA:Ini Aplikasi Video yang Perlu Kamu Ketahui, Bisa Klaim Saldo DANA Tanpa Ribet di Sini
Namun saat memasuki tikungan di wilayah Desa Cahaya Negeri, korban diduga kehilangan kendali hingga menabrak bagian depan samping kanan truk Hino box bernopol BE 9267 NU yang datang dari arah berlawanan.
Truk tersebut dikemudikan oleh Febri Triwanto, warga Desa Buyut, Lampung Timur.
"Untuk kasus laka lantas ini sudah ditangani Satlantas Polres Seluma. Untuk penyebab terjadinya laka lantas kami tidak bisa ambil kesimpulan, karena saat ini masih didalami pihak Satlantas Polres Seluma," jelas IPTU Catur.
Akibat kerasnya benturan, korban dan motornya terpental ke pinggir jalan. Korban dilarikan ke RSUD M. Yunus Kota Bengkulu dalam kondisi luka berat, antara lain luka robek di bagian kening, patah tangan kiri, patah paha kanan, serta patah tulang kering di kedua kaki.
BACA JUGA:Klaim Aplikasi Penghasilan Uang Gratis di Sini! Cukup Mainkan Game Terbukti Membayar Ini
BACA JUGA:Ibu Hamil Perlu Hati-hati Konsumsi Buah Kelengkeng Ini, Cek Efek Samping Lainnya di Sini
Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong meski sempat mendapat perawatan intensif selama satu jam.
"Tadi kami dapat informasinya bahwa korban sudah meninggal dunia satu jam setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit," kata Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


