Pemprov Bengkulu Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kota
Pemprov Bengkulu Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten kota --(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) BENGKULU akan mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten kota ke pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Bengkulu sedikitnya lima daerah telah mengusulkan pembangunan sekolah berasrama untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem tersebut.
BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan ke Kampus Unib, Bicara soal Generasi Berencana Bersama BKKBN
BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Buka Rangkaian HUT ke-57 Provinsi Bengkulu, Jalan Sehat Hingga Bakti Sosial
Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, mengatakan daerah yang telah menyampaikan usulan resmi antara lain Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Mukomuko.
“Kita sudah arahkan pemerintah kabupaten segera mengusulkan, karena ini program prioritas nasional untuk menekan angka kemiskinan,” tegas Swifanedi
BACA JUGA:Lembaga Kursus Mengemudi Barokah Gelar Pelatihan Kecakapan Kerja Gratis untuk Warga Bengkulu
BACA JUGA:Setelah Proses Panjang, Jenazah Adelia Meysa PMI Asal Seluma Akhirnya Tiba di Bengkulu
Sementara dua kabupaten, yakni Bengkulu Tengah dan Kaur, telah ditetapkan sebagai titik awal pembangunan Sekolah Rakyat rintisan tahun ini.
Masing-masing akan menampung 100 siswa dengan sistem asrama alias boarding school bagi keluarga Desil 1 dan 2, atau kategori miskin dan miskin ekstrem.
“Dua titik rintisan ini sudah masuk tahap lelang kontrak. Dalam waktu dekat mulai dibangun titik nol, dan diharapkan tahun ajaran baru nanti sudah bisa digunakan,” jelasnya.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tetap Fokus Program Jalan Mulus, Pemangkasan TKD Jadi Tantangan
Swifanedi menambahkan, Pemprov Bengkulu bersama Kemensos akan terus mengawal daerah-daerah lain agar segera melengkapi administrasi dan menyiapkan lahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

