Tangani 45 Anak Stunting, Pemkot Bengkulu Carikan Orang Tua Asuh
Rosminiarty, Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu.--(Sumber Foto: CW/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Masalah stunting pada anak di Kota Bengkulu terus menjadi perhatian Pemerintah Kota.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Bengkulu mengaku rutin melakukan evaluasi data stunting dan survei ulang bersama beberapa OPD terkait.
Hingga saat ini, tercatat 45 anak di Kota Bengkulu mengalami stunting, sementara 97 anak lainnya berisiko stunting. Data ini menjadi fokus Pemkot Bengkulu untuk memberikan intervensi berupa makanan bergizi dan susu harian bagi anak-anak yang terdampak.
“Setelah kami lakukan evaluasi terhadap anak-anak yang alami stunting sebanyak 45 sudah terdata alami stunting. dan ada juga yang beresiko stunting sebanyak 97 orang.” ujar Rosminiarty, Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Ruang Kerja Disisir Kejaksaan, Manager PLTA Musi Enggan Komentar: Nanti Ya
BACA JUGA:Jaga Kerapian dan Kebersihan, Pelaku UMKM Belungguk Point Bisa Dapat Reward
Untuk menangani masalah stunting lebih efektif, Pemkot Bengkulu melalui DP3AP2KB akan melakukan pemetaan agar setiap anak stunting mendapatkan orang tua asuh. Program ini bertujuan memastikan anak-anak mendapat nutrisi dan makanan bergizi setiap hari.
“Kedepan kami akan melakukan pemetaan agar anak- anak tersebut mendapatkan orang tua asuh agar bisa di berikan makanan bergizi di setiap harinya.” jelas Rosminiarty.
Program orang tua asuh anak stunting Kota Bengkulu ini menjadi strategi penting Pemkot dalam menekan angka stunting, sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

