Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Terkendala Irigasi dan Akses Lahan, Serapan APBN Program Cetak Sawah di Bengkulu Baru 60,11 Persen

Terkendala Irigasi dan Akses Lahan, Serapan APBN Program Cetak Sawah di Bengkulu Baru 60,11 Persen

Terkendala Irigasi dan Akses Lahan, Serapan APBN Program Cetak Sawah di Bengkulu Baru 60,11 Persen--(Sumber Foto: Kristiani Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program cetak sawah di Provinsi BENGKULU hingga saat ini masih tergolong rendah.

Dari total pagu anggaran sebesar Rp52,8 miliar yang disediakan pemerintah pusat, anggaran yang terserap baru mencapai 60,11 persen atau senilai Rp31,74 miliar.

BACA JUGA:Penyaluran TPG 2025 di Bengkulu Capai Rp826,74 Miliar, Menyasar Hampir 20 Ribu Guru

BACA JUGA:Deretan Mobil Toyota untuk Kapasitas 4 Orang, Ada Yaris GR Sport hingga Agya

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, menjelaskan bahwa rendahnya realisasi anggaran tersebut salah satunya disebabkan belum terlaksananya program cetak sawah di Kabupaten Rejang Lebong. Hingga kini, program cetak sawah sama sekali belum dapat dijalankan di wilayah tersebut.

"Realisasi program cetak sawah di Rejang Lebong belum berjalan sama sekali, hal ini menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi rendahnya serapan anggaran secara keseluruhan di Provinsi Bengkulu,"  ujar Irfan, Sabtu 17 Januari 2026.

BACA JUGA:Infinix Xpad GT Hadir dengan Desain Modern, Cek Spesifikasinya di Sini

BACA JUGA:Cek Disini Harga dan Spesifikasi Honda HR-V: Tawaran Istimewa di Tahun 2026!

Berdasarkan informasi dari pihak pelaksana di lapangan, kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya pembangunan dan penyediaan jaringan irigasi yang memadai menjadi faktor utama penghambat pelaksanaan program cetak sawah di daerah tersebut.

Selain permasalahan irigasi di Rejang Lebong, Irfan juga menyebut sulitnya akses pembukaan lahan di wilayah Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, turut berkontribusi terhadap rendahnya tingkat penyerapan anggaran program cetak sawah.

"Hambatan teknis tidak hanya terjadi di Rejang Lebong, tetapi juga di Enggano Bengkulu Utara, terutama terkait akses menuju lokasi pembukaan lahan," katanya.

BACA JUGA:Wajib Masuk Wishlistmu! Ini Deretan Mobil Bekas yang Masih Layak Dibeli Tahun 2026

BACA JUGA:HP Terbaru 2026 Honor Power 2, Tawarkan Performa Stabil dan Layar Mulus

Irfan berharap ke depan berbagai kendala teknis tersebut dapat segera diatasi melalui koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, kementerian terkait, serta pihak pelaksana di lapangan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait