Pemkot Bengkulu Putus Aliran Listrik Pedagang di Jalan Semangka
Pemkot Bengkulu Putus Aliran Listrik PKL di Jalan Semangka--(Sumber Foto: Ahmad/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Pemerintah Kota Bengkulu kembali melaksanakan apel gabungan dalam rangka penertiban pedagang kaki lima (PKL), Senin pagi (26/1/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Semangka, Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menata kawasan kota agar tetap tertib dan lancar.
Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, serta melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Sahat Marulitua Situmorang mengatakan, apel gabungan tersebut merupakan tindak lanjut dari penertiban yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu, khususnya di kawasan Jalan Semangka dan sekitarnya.
BACA JUGA:Pastikan Petani Terima Harga Gabah Rp6.500 per Kg, Bulog Bengkulu Turun ke Pengololahan Padi
BACA JUGA:Kampung Cina ke Taman Tabut, Pemkot Siapkan Kawasan Terpadu Baru untuk Kota Bengkulu
“Apel gabungan ini adalah bagian dari tindak lanjut penertiban yang sudah kita lakukan sebelumnya. Tujuannya untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang kembali berjualan di badan jalan,” ujar Sahat.
Ia menegaskan, keberadaan pedagang di badan jalan tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Badan jalan harus steril dari aktivitas jual beli. Kita ingin kawasan ini tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sahat mengungkapkan bahwa dalam apel gabungan kali ini pihaknya juga menggandeng PLN untuk melakukan pemutusan aliran listrik yang selama ini kerap dimanfaatkan pedagang saat berjualan pada malam hari di badan jalan.
BACA JUGA:Kejar PAD 2026 Rp400 Miliar, Pemkot Bengkulu Tekan Belanja Pegawai 30 Persen di 2027
BACA JUGA:Kejar PAD 2026 Rp400 Miliar, Pemkot Bengkulu Tekan Belanja Pegawai 30 Persen di 2027
“Kami bekerja sama dengan PLN untuk memutus aliran listrik yang digunakan pedagang di lokasi ini, terutama saat malam hari, kalau siang kita lihat memang sepi dan tidak ada lagi yang berjualan, tapi saat malam mereka kembali memenuhi badan jalan. Langkah ini dilakukan agar tidak ada lagi aktivitas berjualan di badan jalan,” jelasnya.
Sahat berharap, melalui langkah tegas namun tetap persuasif tersebut, para pedagang dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta bersama-sama mendukung upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam menata wajah kota.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


