Update PROGRAM BETV Terbaru

Ikuti terus update terbaru program betv beken dengan klik tombol dibawah ini.

Targetkan 3.100 Ton Beras di Musim Tanam I, Bulog Bengkulu Gerak Cepat Serap Panen Petani

Targetkan 3.100 Ton Beras di Musim Tanam I, Bulog Bengkulu Gerak Cepat Serap Panen Petani

Targetkan 3.100 Ton Beras di Musim Tanam I, Bulog Bengkulu Gerak Cepat Serap Panen Petani--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu mulai memacu mesin penyerapan hasil panen pada Musim Tanam (MT) I tahun 2026.

Langkah ini menjadi strategi utama perusahaan plat merah tersebut untuk menjamin ketersediaan stok pangan sekaligus membentengi harga beras agar tetap terkendali di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Guna memastikan setiap butir gabah petani terserap secara optimal, Bulog memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Sinergi ini melibatkan jajaran TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, hingga mitra penggilingan sebagai upaya kolektif memastikan harga beli di tingkat produsen sesuai dengan standar Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengungkapkan bahwa periode panen raya awal tahun ini merupakan fase krusial untuk mempertebal Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

BACA JUGA:Rektor UMB Buka Suara Soal Dugaan Penggelapan Dana Rp800 Juta: Itu Perkara Lama!

BACA JUGA:Buka Pasar Subuh di Jalan Kedondong, Pemkot Bidik PAD Rp4 Miliar dari Parkir

“BULOG Bengkulu diberikan target sebanyak kurang lebih 3.100 Ton Setara Beras. Pada MT I ini, kami telah melakukan penyerapan Gabah/Beras di Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Selatan sebagian. Sedangkan untuk Bengkulu Utara dan Muko - Muko diperkirakan panen pertengahan maret. Kami fokus melakukan percepatan serapan gabah dan beras langsung dari petani maupun mitra penggilingan. Upaya ini tidak hanya untuk memperkuat stok CBP, tetapi juga untuk menjaga harga di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan,” ujarnya.

Tak ingin sekadar menunggu, Bulog Bengkulu menerapkan mekanisme "jemput bola" dengan mengirim tim langsung ke lokasi-lokasi lumbung padi.

Langkah proaktif ini diambil untuk memangkas jalur distribusi sehingga proses transaksi berjalan lebih transparan, cepat, dan tetap mengedepankan standar mutu yang ketat.

Selain aspek distribusi, kesiapan infrastruktur gudang juga telah dimatangkan. Stok yang berhasil dikumpulkan pada awal tahun ini akan diproyeksikan sebagai bantalan pengaman dalam menyuplai program bantuan pangan serta intervensi pasar jika terjadi fluktuasi harga di tingkat konsumen.

BACA JUGA:Sambut Ramadan 1447 H, Pemkot Bengkulu Salurkan 1.600 Paket Sembako untuk Imam hingga Guru Ngaji

BACA JUGA:Urai Kemacetan, Pemkot Bengkulu Berlakukan Skema One Way di Kawasan Pasar Minggu–Megamall

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: