Kisah Haru Sinto Wiryo, Warga Maje Penerima Bantuan RTLH dari Gubernur Helmi Hasan
Kisah Haru Sinto Wiryo, Warga Maje Penerima Bantuan RTLH dari Gubernur Bengkulu--(Sumber Foto: Oter/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Di balik tenangnya suasana Desa Air Jelatang, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, tersimpan sebuah potret kehidupan yang menyayat hati.
Di sebuah rumah sederhana yang berdiri sunyi tepat di belakang surau desa, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menemui Sinto Wiryo, seorang pria yang kini tengah berjuang melawan serangan stroke di tengah keterbatasan ekonomi.
Dalam kondisi fisik yang tak lagi prima, Wiryo tetap menjadi sandaran bagi ketiga buah hatinya yang masih belia. Kegetiran hidup keluarga ini perlahan mulai terkikis setelah Pemerintah Provinsi Bengkulu mengulurkan tangan melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Tak hanya perbaikan atap dan dinding, kehadiran negara juga datang lewat paket sembako serta santunan tunai dari BAZNAS.
BACA JUGA:Safari Ramadan di Kaur, Gubernur Janjikan Kucuran DBH dan Anggaran Jalan Rp36 Miliar
BACA JUGA:Capaian Baru! 331 Rumah di Bengkulu Selatan Kini Terang Benderang Lewat Program Listrik Gratis
Dengan nada suara yang bergetar menahan haru, Wiryo menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang tak disangka-sangka tersebut.
"Terimakasih, mungkin ini yang bisa kami ucapkan, terimakasih sekali lagi bapak Gubernur sudah bantu keluarga kami," ucap Wiryo dengan mata berkaca-kaca.
Di tengah kunjungan yang emosional tersebut, Helmi Hasan sempat berinteraksi dengan anak-anak Wiryo.
Sang Gubernur menekankan bahwa kondisi ekonomi saat ini tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk menggapai mimpi besar. Ia meyakinkan mereka bahwa pemerintah siap menyokong lewat berbagai program beasiswa.
BACA JUGA:Dukung Mobilitas Pelayanan, 11 Camat di Bengkulu Selatan Segera Terima Mobil Dinas Baru
“Teruslah belajar. Jangan takut bercita-cita setinggi langit,” ucap Helmi.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan Helmi sebagai momentum untuk mengingatkan para perangkat desa agar lebih proaktif dalam memantau kondisi warganya. Menurutnya, kepekaan seorang kepala desa adalah kunci agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau mereka yang selama ini "tersembunyi" dari pendataan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
