2 Calon Jemaah Haji Bengkulu Wafat, Pelimpahan Tunggu Keputusan Arab Saudi
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan --(Sumber Foto: Putri/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Kabar duka datang dari Provinsi Bengkulu. Dua bulan menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2026, dua calon jemaah haji asal Bengkulu dilaporkan meninggal dunia sebelum sempat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Kedua jemaah tersebut yakni Rusik Sanap Riangun asal Kota Bengkulu yang masuk dalam kategori lansia dan Ngatini Soden Duryosamin asal Kabupaten Seluma yang tercatat dalam kategori prioritas lansia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan menjelaskan, mekanisme pelimpahan porsi untuk kedua jemaah tersebut berbeda sesuai dengan kategori masing-masing.
"Untuk jemaah yang masuk kategori lansia, pelimpahan akan diberikan kepada anak kandung, sementara untuk kategori prioritas lansia, pelimpahan dilakukan kepada jemaah cadangan yang sudah melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji," ujar Intihan Rabu, (25/02/2026).
BACA JUGA:Daftar 4 Tersangka Baru Korupsi PLTA Musi yang Ditahan Kejati Bengkulu
BACA JUGA:Perketat Keamanan Ramadan, Polresta Bengkulu Larang Pelajar Berkeliaran di Atas Jam 21.00 WIB
Lebih lanjut Ia menjelaskan, saat ini proses verifikasi dan pengajuan jemaah pengganti masih menunggu penghapusan data kedua jemaah yang wafat dari sistem oleh otoritas terkait di Arab Saudi.
"Secara administrasi, proses penyelenggaraan haji sudah masuk tahap akhir, termasuk permohonan visa yang telah selesai, karena itu, data jemaah yang meninggal harus dihapus terlebih dahulu dari sistem sebelum kami bisa mengusulkan pengganti," jelasnya.
Menurut Intihan, setelah data resmi dihapus dari sistem, pihaknya akan segera mengusulkan nama jemaah pengganti sesuai dengan nomor urut porsi dan ketentuan yang berlaku.
"Begitu data sudah terhapus, kami langsung proses pengajuan pengganti berdasarkan urutan porsi dan regulasi yang ada," pungkasnya.
BACA JUGA:80 Driver TMO Bengkulu Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Masyarakat
BACA JUGA:Aliran Dana Terdeteksi, Saksi Beberkan Puluhan Transaksi ke Rekening Pribadi Kepala Sucofindo
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu memastikan terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta pihak terkait lainnya agar proses penggantian dapat segera dituntaskan, sehingga tidak mengganggu kuota keberangkatan haji Provinsi Bengkulu tahun ini.
Pihak Kanwil juga mengimbau keluarga jemaah untuk tetap tenang dan mengikuti prosedur yang berlaku sembari menunggu proses administrasi selesai di tingkat pusat dan otoritas Arab Saudi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
