Bank Indonesia

Hasil Lab Keluar! BPOM Pastikan Menu MBG di Ketahun Aman, Ini Penyebab Siswa MIN Meninggal

Hasil Lab Keluar! BPOM Pastikan Menu MBG di Ketahun Aman, Ini Penyebab Siswa MIN Meninggal

Hasil Lab Keluar! BPOM Pastikan Menu MBG di Ketahun Aman, Ini Penyebab Siswa MIN Meninggal--(Sumber Foto: Aap/BETV)

BENGKULU UTARA, BETVNEWS – Hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan paket menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten BENGKULU UTARA, negatif dari zat berbahaya.

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan penyebab meninggalnya M-S, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Ketahun. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan di bagian kepala, bukan karena mengonsumsi menu MBG.

Sebelumnya, korban yang merupakan warga Desa Giri Kencana sempat mengeluhkan pusing sebelum akhirnya jatuh pingsan. Saat itu, korban diketahui baru saja mengonsumsi menu MBG. Dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Lagita Ketahun, korban mengalami muntah dan kejang hingga tidak sadarkan diri saat tiba di rumah sakit.

BACA JUGA:Korupsi PLTA Musi: 2 Pejabat PLN Ditahan Kejati Bengkulu, Modus Mark-Up Harga hingga Rp15 Miliar!

BACA JUGA:Gerebek Kamar Kost di Bengkulu, Satpol PP Temukan Mahasiswa 'Ngamar' dan 6 PSK MiChat

Pada Jumat (27/2/2026), korban dirujuk ke Rumah Sakit Tiara Sella Kota Bengkulu karena kondisi yang terus menurun. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan CT-Scan untuk mengetahui penyebab kejang tersebut.

Keesokan harinya, Sabtu (28/2/2026), korban menjalani operasi kepala selama satu jam. Namun, takdir berkata lain, kondisi korban terus memburuk hingga dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.42 WIB.

Dalam konferensi pers Selasa (3/3/2026) malam, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyebab kematian korban adalah faktor medis di bagian kepala.

BACA JUGA:Bengkulu Tak Mau Tertinggal! Pemprov 'Paksa' Kabupaten/Kota Komitmen Tingkatkan Mutu Sekolah

BACA JUGA:Kabar Baik! 1.172 Rumah di Bengkulu Dapat Bantuan BSPS 2026, Cek Daftar Daerahnya

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kematian korban dikarenakan adanya pendarahan dan penggumpalan cairan di kepala yang menyebabkan henti jantung dan henti napas," ungkap Kapolres.

Kapolres juga mempertegas hasil uji laboratorium BPOM Provinsi Bengkulu terhadap sampel makanan dari dapur SPPG Giri Kencana.

“Berdasarkan hasil uji laboratorium, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya pada sampel menu makanan MBG yang juga dikonsumsi oleh korban. Menu tersebut dinyatakan aman,” tegasnya.

Sebagai informasi, paket menu MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) terdiri dari roti, pisang, kurma, dan kacang. Sebanyak 1.843 paket telah didistribusikan ke tujuh sekolah di wilayah Ketahun, mulai dari tingkat TK hingga SMA, tanpa ada keluhan serupa dari siswa lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait