Bank Indonesia

Garuda Indonesia Bakal Pamit dari Bengkulu? Gubernur Helmi Hasan Lobi Kantor Pusat Agar Tetap Mengudara

Garuda Indonesia Bakal Pamit dari Bengkulu? Gubernur Helmi Hasan Lobi Kantor Pusat Agar Tetap Mengudara

Garuda Indonesia Bakal Pamit dari Bengkulu? Gubernur Helmi Hasan Lobi Kantor Pusat Agar Tetap Mengudara--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

TANGERANG, BETVNEWS – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bergerak cepat menyikapi rencana penghentian operasional maskapai Garuda Indonesia dari dan menuju Bengkulu.

Pada Rabu (4/3/2026), Gubernur Helmi menyambangi kantor pusat Garuda Indonesia di Tangerang guna memastikan keberlanjutan layanan penerbangan nasional tersebut.

Langkah ini diambil menyusul kabar mengejutkan bahwa Garuda Indonesia dijadwalkan akan melakukan penerbangan terakhir di Bandara Fatmawati Soekarno pada akhir Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu akan merangkul Forkopimda, bupati, wali kota, hingga pelaku usaha untuk memberikan dukungan nyata agar rute Bengkulu tetap dipertahankan.

BACA JUGA:Bawa Miras Pakai Alphard, Bos Hiburan Malam di Bengkulu Selatan Ditangkap

BACA JUGA:Warga Bengkulu di Jabodetabek Merapat! Kemenhub Siapkan Bus Mudik Gratis dari Depok 17 Maret

“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan berupaya memberikan dukungan konkret agar Garuda Indonesia tetap hadir dan terus mengudara di langit Bumi Rafflesia,” tegas Helmi Hasan.

Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris, menjelaskan bahwa rencana penutupan rute ini murni karena alasan bisnis. Tingkat keterisian penumpang (load factor) di Bengkulu dinilai masih jauh di bawah target perusahaan.

“Tingkat keterisian penumpang pada rute Bengkulu masih rendah, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Mukhtaris di hadapan Gubernur.

BACA JUGA:Tindak Lanjut Kunjungan Fadli Zon, Pemprov Bengkulu Usulkan 3 Objek Ini Jadi Cagar Budaya Nasional

BACA JUGA:Viral Pembongkaran SDN 62 Kota Bengkulu oleh Ahli Waris, BPKAD: Tidak Ada Instruksi Resmi!

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa operasional Garuda Indonesia di Bengkulu akan berakhir antara tanggal 23 hingga 28 Maret 2026. Meski begitu, pihak maskapai mengapresiasi langkah jemput bola Gubernur Helmi dan tetap membuka ruang sinergi untuk mencari solusi terbaik.

Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan konektivitas udara Bengkulu tetap terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait