Dari Laut ke Meja Makan, Gulai Remis Jadi Andalan Kuliner Warga Pesisir Seluma
Dari Laut ke Meja Makan, Gulai Remis Jadi Andalan Kuliner Warga Pesisir Seluma--(Sumber Foto: Doc/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Wilayah pesisir Kabupaten Seluma dikenal memiliki sumber hasil laut yang melimpah. Selain menjadi mata pencaharian bagi nelayan, kekayaan laut tersebut juga melahirkan berbagai olahan makanan yang digemari masyarakat. Salah satu menu yang masih bertahan hingga sekarang adalah gulai remis.
Masakan berbahan dasar kerang laut kecil ini cukup dikenal di sejumlah daerah pesisir Seluma. Rasanya yang gurih dengan perpaduan rempah membuat sajian ini kerap hadir di meja makan warga, baik untuk menu sehari-hari maupun saat berkumpul bersama keluarga.
BACA JUGA:Nunggak Pajak Kendaraan, PNS Pemprov Bengkulu Terancam Tak Bisa Akses Administrasi Kepegawaian
BACA JUGA:Sekolah Lansia Kian Diminati, Kini Hadir di 9 Kecamatan Kota Bengkulu
Remis biasanya diperoleh langsung dari tangkapan nelayan di perairan sekitar pantai Seluma. Kerang berukuran kecil ini cukup mudah ditemukan, terutama saat musim tangkapan sedang melimpah. Karena berasal dari laut setempat, bahan yang digunakan umumnya masih segar sehingga memberi rasa yang lebih kuat pada masakan.
Sebelum diolah, remis terlebih dahulu dibersihkan dari pasir yang menempel pada cangkangnya. Setelah itu kerang dimasak bersama berbagai bumbu dapur seperti kunyit, serai, lengkuas, cabai, serta bawang merah dan bawang putih. Santan kemudian dimasukkan ke dalam masakan sehingga menghasilkan kuah yang kental dengan aroma rempah yang menggugah selera.
BACA JUGA:SPMB 2026 Kota Bengkulu Tetap Gunakan Zonasi, Jalur Prestasi Wajib Sertakan Nilai TKA
BACA JUGA:BMKG: Awal Maret 2026, Bengkulu Diguyur Hujan Intensitas Ringan hingga Sedang
Pencinta kuliner lokal di Seluma, Rahmat Kabul, menyebut gulai remis sudah lama dikenal masyarakat pesisir. Menurutnya, hidangan ini tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari kebiasaan kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Rasanya khas. Walaupun bumbunya tidak terlalu banyak, remis yang segar membuat kuah gulainya terasa lebih gurih,” ujar Rahmat.
Ia menuturkan, sajian tersebut biasanya paling nikmat disantap saat masih hangat bersama nasi putih. Sebagian warga juga menambahkan sambal atau lalapan sederhana untuk melengkapi hidangan.
BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Rumah Buruh Harian di Sukarami, Diduga Berawal dari Korsleting Kulkas
BACA JUGA:Rampung! Polda, Pemkot Bengkulu dan REI Serahkan Rumah Layak Huni ke Pak Pandi
Di sejumlah warung makan di kawasan pesisir Seluma, proses memasak gulai remis masih dilakukan dengan cara tradisional. Penggunaan tungku kayu bakar dipercaya mampu memberikan aroma khas pada masakan serta mempertahankan rasa yang lebih alami.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
