Wagub Mian Warning Kepala Daerah: Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran!
Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam High Level Meeting yang digelar di Aula Merah Putih pada Senin (16/3), Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, memberikan instruksi khusus kepada seluruh Pemerintah Daerah di tingkat kabupaten dan kota untuk mengawal ketersediaan pangan di pasar.
Langkah ini diambil guna mempertahankan performa ekonomi Bengkulu yang saat ini masih menunjukkan tren stabil. Wagub Mian mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru, angka inflasi di Bumi Rafflesia masih dalam kendali yang aman.
“Bengkulu pada bulan Februari 2026 berada pada level 3,88 persen year-on-year atau masih dalam kategori zona hijau,” kata Mian.
BACA JUGA:Hutama Karya Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen, Mobilitas Warga Bengkulu Diprediksi Meningkat
BACA JUGA:Manjakan Pemudik, Bengkulu Selatan Siagakan Fasilitas Istirahat di 4 Titik Strategis
Menurut Wagub, keberhasilan menjaga angka inflasi ini merupakan buah kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) serta proaktifnya para kepala daerah dalam memantau dinamika harga di lapangan. Ia pun mendorong agar potensi komoditas lokal terus digenjot melalui skema ekonomi 4K agar pemulihan ekonomi berjalan optimal.
“Komoditas harus dimaksimalkan melalui berbagai upaya dan aksi pemerintah di bidang ekonomi pada tahun 2026. Hal ini perlu disinergikan dengan kegiatan rutin pemerintah berbasis 4K agar stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah proses pemulihan ekonomi,” jelasnya.
Memasuki periode krusial Ramadan dan Lebaran, Wagub Mian memberikan penekanan khusus terkait tantangan cuaca dan kelancaran distribusi barang. Para bupati dan wali kota diminta tidak lengah terhadap potensi lonjakan harga akibat hambatan pasokan.
“Ada beberapa hal yang perlu kami tekankan kepada para kepala daerah dalam menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, yaitu melakukan monitoring serta mengantisipasi risiko perubahan cuaca ekstrem, serta memastikan ketersediaan stok pangan, terutama menjelang Idulfitri,” ujarnya.
BACA JUGA:THR 102 Ribu ASN di Bengkulu Cair, Total Anggaran Mencapai Rp422 Miliar
BACA JUGA:Polisi Bekuk Remaja Pembunuh di Warem Seluma, Terancam Pasal Berlapis UU Perlindungan Anak
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, memberikan apresiasi atas capaian ekonomi daerah. Ia optimis Bengkulu mampu menjadi percontohan nasional dalam pengendalian inflasi jika sinergi ini terus diperkuat.
“Kami berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan sehingga ke depan Bengkulu tetap menjadi catatan baik di tingkat nasional,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

