Bank Indonesia

Targetkan Kopi Bengkulu Naik Kelas, Pemprov Paparkan Program Hilirisasi ke Menteri Bappenas

Targetkan Kopi Bengkulu Naik Kelas, Pemprov Paparkan Program Hilirisasi ke Menteri Bappenas

Targetkan Kopi Bengkulu Naik Kelas, Pemprov Paparkan Program Hilirisasi ke Menteri Bappenas--(Sumber Foto: Ilham/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kian serius memposisikan komoditas kopi sebagai ikon unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar global.

Langkah strategis ini akan diperkuat melalui penyampaian program hilirisasi kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam kunjungan kerjanya pada 23–24 April 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengungkapkan bahwa penguatan sektor agribisnis, khususnya transformasi kopi dari bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi, menjadi poin utama yang akan dipaparkan kepada pemerintah pusat.

Menteri Bappenas dijadwalkan melakukan audiensi langsung dengan ekosistem kopi Bengkulu, mulai dari petani, pelaku usaha kedai kopi, hingga eksportir. Kita ingin sektor pengolahan kopi ini mendapatkan dukungan kebijakan yang lebih kuat,” ujar Herwan, Minggu (19/4).

BACA JUGA:Hutama Karya Pastikan Pembangunan Lanjutan Tol Bengkulu Belum Berjalan di Tahun 2026

BACA JUGA:Selesaikan Silang Sengketa Aset, Pemprov Bengkulu Kaji Status Lahan SD IT Yayasan Semarak

Bengkulu saat ini memegang peranan krusial sebagai salah satu produsen kopi Robusta terbesar di Sumatera dengan total luas lahan mencapai 85.703 hektare.

Konsentrasi perkebunan terbesar berada di Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Lebong, yang menghasilkan biji kopi dengan karakteristik rasa autentik akibat pengaruh geografis dan komposisi tanah vulkanik.

Kehadiran Rachmat Pambudy, yang berlatar belakang akademisi agribisnis, dinilai menjadi momentum tepat bagi Bengkulu untuk menyelaraskan pembangunan sektor perkebunan dengan Visi Indonesia Emas 2045.

Selain meninjau sektor komoditas, kunjungan Menteri Bappenas kali ini juga bertepatan dengan perayaan HUT ke-44 Universitas Bengkulu (UNIB) pada 24 April. Agenda utama akan dipusatkan di Gedung Serba Guna UNIB dalam format rapat senat terbuka.

BACA JUGA:Tragis, Petani Sawit di Seluma Tewas Tersengat Listrik Saat Memanen

BACA JUGA:Kogabwilhan I Gelar Latihan Operasi Bencana Megathrust 2026 di Pesisir Bengkulu

“Acara ini akan dihadiri oleh sekitar 1.500 hingga 2.000 peserta dari kalangan sivitas akademika. Ini menjadi ruang diskusi strategis antara pemerintah pusat, daerah, dan akademisi dalam memetakan masa depan ekonomi Bengkulu,” tambah Herwan.

Melalui kunjungan ini, Pemprov Bengkulu berharap adanya dukungan nyata dari Bappenas terkait infrastruktur pendukung hilirisasi, sehingga kopi Bengkulu tidak hanya unggul dari segi kuantitas produksi, tetapi juga mampu mendominasi pasar dalam bentuk produk olahan yang siap ekspor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait