Jelang SPMB 2026, Disdikbud Bengkulu Minta Calon Murid Cek dan Perbaiki Data Di Aplikasi PMB

Jelang SPMB 2026, Disdikbud Bengkulu Minta Calon Murid Cek dan Perbaiki Data Di Aplikasi PMB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri--(Foto: Kristiani Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu mengingatkan para calon murid tingkat SMA yang akan mendaftar melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi agar memperhatikan seluruh ketentuan pendaftaran yang telah ditetapkan.

Salah satu ketentuan yang harus diperhatikan yakni calon murid pada tiga jalur tersebut hanya diperbolehkan memilih satu sekolah tujuan.

BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan Merosot Tajam, Petani Keluhkan Penghasilan Menurun

BACA JUGA:Reward Paskibraka Bengkulu Selatan 2026 Belum Dipastikan, Kesbangpol Fokus Efisiensi Anggaran

Kebijakan ini dilakukan untuk memudahkan proses verifikasi dan validasi data oleh panitia SPMB di masing-masing sekolah tujuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri mengatakan, penentuan sekolah tujuan sudah dapat dilakukan oleh calon murid mulai saat ini hingga 5 Juni mendatang.

BACA JUGA:Sebulan Hanya Digaji Rp450 Ribu, Nakes PPPK Paruh Waktu Mengadu ke Bupati Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Apresiasi Mantan Kapolda Irjen Pol. Mardiyono Sukses Bangun 80 RTLH

Menurutnya, hal tersebut penting agar pihak sekolah memiliki waktu untuk melakukan pengecekan dokumen dan kelengkapan data pendaftaran calon murid secara menyeluruh.

"Kami mengimbau kepada seluruh calon murid agar segera menentukan sekolah tujuan serta melakukan pengecekan dan perbaikan data dari sekarang. Jangan menunggu hingga hari terakhir pendaftaran karena dikhawatirkan akan terjadi kendala saat banyak pengguna mengakses sistem secara bersamaan," ujar Zulhendri, Sabtu 23 Mei 2026.

BACA JUGA:Festival Kampung Dongeng Digelar di Bengkulu, Perkuat Ikatan Anak dan Orang Tua Lewat Cerita

BACA JUGA:Wartawan Bengkulu Ditodong Pistol oleh Terlapor Kasus Penganiayaan di Black Rock, Ini Kronologinya

Selain menentukan sekolah tujuan, calon murid juga diminta segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan data pada aplikasi penerimaan murid baru. Hal ini karena data yang digunakan dalam sistem SPMB merupakan data kelas sembilan yang diambil dari Dapodik, sehingga masih dimungkinkan terdapat kesalahan atau data yang belum valid, seperti nama, tanggal lahir, alamat, maupun data pendukung lainnya.

"Data yang digunakan di aplikasi SPMB merupakan data yang diambil dari Dapodik. Karena itu, kami meminta calon murid benar-benar memastikan seluruh data diri sudah benar dan valid sebelum proses pendaftaran berlangsung," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait