BKD Seluma Verifikasi Ketat Berkas Administrasi, 30 Desa Antre Pencairan DD

BKD Seluma Verifikasi Ketat Berkas Administrasi, 30 Desa Antre Pencairan DD

Plt Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Sebanyak 30 desa di Kabupaten Seluma hingga kini dilaporkan belum menerima pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama untuk tahun anggaran 2026.

Keterlambatan pencairan ini terjadi lantaran berkas administrasi dari masing-masing desa tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan verifikasi ketat oleh Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Badan Keuangan Daerah (BKD).

Plt Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi, mengatakan bahwa saat ini proses pencairan DD dan ADD terus berjalan secara bertahap. Dari total seluruh desa yang ada di Kabupaten Seluma, sebanyak 131 desa di antaranya sudah berhasil mencairkan anggaran dengan total nilai mencapai Rp15,9 miliar. Sementara itu, sekitar 30 desa sisanya masih harus mengantre menunggu penyelesaian kelengkapan dokumen.

Menurut Herman, pihak BKD sengaja tidak ingin terburu-buru dalam menggelontorkan anggaran sebelum seluruh dokumen pengajuan dari desa dinyatakan benar-benar lengkap dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Kalau seluruh administrasi lengkap, langsung kita proses pencairannya," ujar Herman, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menjelaskan, proses verifikasi yang berlapis ini sangat penting dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan administrasi yang berpotensi memicu masalah hukum di kemudian hari. Karena itu, setiap dokumen yang masuk ke meja BKD akan diteliti satu per satu secara cermat sebelum tombol persetujuan pencairan ditekan.

BACA JUGA:Posko SPMB Dikbud Bengkulu Diserbu Wali Murid, Masalah KK Luar Daerah dan Kurasi Prestasi Mencuat

BACA JUGA:Terima LHP dari BPK, Pemkab Bengkulu Utara Sukses Pertahankan Predikat Opini WTP

"Jangan sampai ada berkas bermasalah. Semua harus sesuai ketentuan," tegasnya.

Herman menambahkan, DD dan ADD merupakan urat nadi anggaran yang sangat krusial bagi tingkat desa. Dana ini digunakan untuk menyokong operasional harian pemerintah desa, pembayaran penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa, pembangunan infrastruktur fisik, pembinaan warga, hingga menyukseskan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Sebagai informasi, pada tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Seluma mengalokasikan total anggaran DD dan ADD fantastis, yakni lebih dari Rp119 miliar.

Anggaran tersebut terbagi atas Dana Desa (DD) sebesar Rp53 miliar dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang menyentuh angka lebih dari Rp66 miliar. BKD menargetkan sisa desa yang belum cair bisa segera menerima hak mereka begitu verifikasi berkas rampung.

"Gunakan sesuai peruntukan. Jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran," pungkas Herman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: