DPD IMM Bengkulu Bersama Polda Buka Ajang Kritik Kreatif, Pendaftaran Gratis!
DPD IMM Bengkulu Bersama Polda Buka Ajang Kritik Kreatif, Pendaftaran Gratis!--(Sumber Foto: Tim/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bengkulu berkolaborasi dengan Polda Bengkulu menyelenggarakan Lomba Kritik Polri sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta harapan terhadap institusi kepolisian melalui berbagai ekspresi seni dan kreativitas.
Mengangkat tema “Polri untuk Masyarakat: Kritik, Evaluasi, dan Harapan”, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Atrium Bencoolen Mall Bengkulu. Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 10 Juni dan akan ditutup pada 18 Juni 2026.
BACA JUGA:Khawatir Diamuk Massa, Adik Terlapor Investasi Bodong Yeyen Diamankan Polisi dari Kepungan Korban
BACA JUGA:Pertamax Resmi Naik Jadi Rp16.650/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru
Ketua Umum DPD IMM Bengkulu, Kelvin Aldo, menjelaskan bahwa kompetisi tersebut dirancang untuk mendorong keterlibatan publik dalam menyampaikan aspirasi secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penyampaian kritik tidak harus dilakukan melalui demonstrasi atau tulisan semata. Seni dan pertunjukan juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan gagasan, evaluasi, serta masukan yang membangun.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi dan Kamtibmas, Gubernur Helmi Hasan Terima Silaturahmi Kapolda Bengkulu
BACA JUGA:Kuota Hanya 50 Kursi, 1.666 Calon Mahasiswa Asing Berebut Masuk Universitas Bengkulu
"Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang demokrasi yang sehat. Kritik tidak selalu harus disampaikan melalui aksi atau tulisan, tetapi juga bisa melalui seni, sastra, dan pertunjukan yang edukatif," ujarnya.
Ia menilai kehadiran kritik dari masyarakat merupakan elemen penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk pelayanan yang diberikan oleh kepolisian kepada masyarakat.
BACA JUGA:Geruduk DPRD Provinsi Bengkulu Jelang Magrib, Mahasiswa Unib Suarakan Penolakan Kenaikan BBM
BACA JUGA:Pomindo Larang Mitra Lakukan Repacking Minyak Goreng Curah
Dalam perlombaan ini, peserta dapat memilih lima kategori penampilan, yaitu orasi, stand up comedy, pembacaan puisi, monolog, dan pantomim. Setiap peserta diberikan ruang berekspresi seluas-luasnya dengan tetap menjunjung etika, berdasarkan fakta, dan berorientasi pada perbaikan.
Kelvin berharap para peserta tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan gagasan serta solusi yang dapat mendukung terwujudnya Polri yang semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
