Harga Sawit di Bengkulu Selatan Stabil, Tertinggi Tembus Rp2.800 per Kilogram

Harga Sawit di Bengkulu Selatan Stabil, Tertinggi Tembus Rp2.800 per Kilogram

Harga Sawit di Bengkulu Selatan Stabil, Tertinggi Tembus Rp2.800 per Kilogram--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan terpantau masih stabil. Hingga Jumat (3/7), belum ada perubahan harga pembelian di dua pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di daerah tersebut.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, harga sawit di PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) masih bertahan di angka Rp2.800 per kilogram. Sementara itu, harga di PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) juga tetap berada di angka Rp2.650 per kilogram.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Arif Budiman, mengatakan bahwa kondisi ini menjadi kabar baik bagi para petani setelah sebelumnya harga sawit sempat naik-turun (fluktuasi).

“Hari ini masih stabil, belum ada kenaikan harga di dua pabrik yang ada,” kata Arif.

Ia berharap harga yang stabil ini bisa terus bertahan, bahkan kalau bisa mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Menurutnya, harga jual yang bagus akan memberikan rasa tenang bagi petani dalam mengelola kebun sawit mereka.

Arif menjelaskan, ketika harga sawit turun, para petani biasanya sangat kesulitan karena biaya perawatan kebun yang mahal. Mulai dari harga pupuk yang tinggi hingga biaya operasional lainnya terus naik, sehingga keuntungan yang didapat petani menjadi sangat tipis.

BACA JUGA:Penerbangan ke Bengkulu Menurun, Penumpang Pesawat Turun hingga 14,49 Persen

BACA JUGA:Hasil SMMPTN-Barat 2026 Diumumkan, 1.224 Calon Mahasiswa Lolos ke Unib

“Alhamdulillah, kita harapkan harga ini mulai stabil dan tidak ada penurunan yang begitu signifikan,” ujarnya.

Menurut Arif, harga sawit yang stabil sangat penting untuk menjaga semangat petani agar tetap merawat tanaman mereka dengan baik. Jika pendapatan petani terjamin, otomatis hasil panen dari kebun mereka juga diharapkan bisa terus meningkat.

Selain itu, stabilnya harga sawit ini juga berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat di Bengkulu Selatan. Sebab, sektor perkebunan kelapa sawit selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan utama warga di berbagai kecamatan.

Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan berjanji akan terus memantau perkembangan harga TBS ini di setiap pabrik kelapa sawit yang ada.

BACA JUGA:Usai Diperbaiki Polisi dan Warga, Jembatan Desa Cawang Seluma Kini Dijaga dari Truk Muatan Berat

BACA JUGA:Kirim 20 Atlet Pelajar, Kabupaten Seluma Sukses Bawa Pulang 8 Piala O2SN Tingkat Provinsi

“Kami berharap harga TBS tetap stabil sehingga petani semakin semangat untuk mengelola kebunnya,” tutup Arif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait