Dinkes Seluma Catat 5 Kasus DBD dalam 6 Bulan Terakhir, Terbanyak di Pajar Bulan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Sasmi Ernatuti--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mencatat ada sebanyak lima kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di wilayahnya selama periode Januari hingga Juni 2026. Kasus-kasus tersebut ditemukan tersebar di tiga desa dan satu kelurahan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Sasmi Ernatuti, mengatakan bahwa meskipun angka kasusnya tergolong masih sedikit, warga diimbau untuk tidak lengah dan tetap waspada, apalagi dengan kondisi cuaca yang sering berubah-ubah saat ini.
"Selama Januari sampai Juni 2026 tercatat ada lima kasus DBD di Kabupaten Seluma. Kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah," ujar Sasmi.
Berdasarkan data dari pihak Dinkes Seluma, dua kasus DBD ditemukan di Kelurahan Pajar Bulan. Sementara tiga kasus lainnya masing-masing menyerang warga di Desa Tumbuan, Desa Telatan, dan Desa Cahaya Negeri.
Sasmi menjelaskan bahwa semua warga yang sempat terkena DBD dan dirawat tersebut saat ini kondisinya sudah membaik dan berangsur sehat.
BACA JUGA:Ditanggung Full Pemerintah, 48 Anak Kurang Mampu di Seluma Masuk Sekolah Rakyat Berasrama
BACA JUGA:Tinggal Finishing, Jalan Bungamas–Pasar Sembayat yang Putus Sejak 2025 Segera Mulus Lagi
"Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan sesuai standar medis hingga pasien dinyatakan pulih," katanya.
Bukan hanya mengobati pasien, Dinkes Seluma kini juga mulai mengencangkan upaya pencegahan. Caranya dengan memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya membersihkan lingkungan sekitar serta merusak sarang nyamuk (PSN).
Ia meminta masyarakat untuk rajin melakukan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat semua wadah air, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menampung air hujan, serta melakukan upaya pencegahan gigitan nyamuk lainnya.
"Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi selama beberapa hari, terutama jika disertai munculnya bintik atau bercak merah pada tubuh, agar dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan komplikasi," tuturnya.
BACA JUGA:Polisi Nyamar Pakai Baju Biasa, 38 Motor Knalpot Brong Terjaring Razia di Belungguk Point
BACA JUGA:40 Pelajar Terpilih Jadi Paskibraka Bengkulu Selatan, Ini Daftar Lengkapnya
Pihak Dinkes Seluma berharap kepedulian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah bisa terus meningkat. Hal ini sangat penting agar nyamuk Aedes aegypti pembawa virus DBD tidak bisa berkembang biak, sehingga tidak ada lagi penambahan kasus baru saat musim hujan tiba.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
