Kembali Maju Sebagai Calon Ketua PWI, Marsal Abadi Gandeng Sukatno
Marsal Abadi dan Sukatno saat menyerahkan berkas Pendaftaran sebagai Calon Ketua dan Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu.--(Sumber Foto: Tim/Betv)
BENGKULU, BETVNEWS - Marsal Abadi secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, dengan menggandeng salah satu Wartawan senior dan berpengalaman Sukatno, berkas tersebut diterima oleh Panitia Konferensi, Rabu 8 Juli 2026.
Sebagai petahana dalam bursa pemilihan Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi berkomitmen untuk terus menjadikan PWI sebagai tempat dan wadah bagi seluruh insan pers di Provinsi Bengkulu.
"Kita akan menjadikan PWI menjadi rumah besar bagi insan pers Bengkulu, wartawan yang bermartabat, profesional dan bertanggung jawab," ungkapnya.
Lanjutnya, bahwa dipencalonan kedua ini dirinya akan melaksanakan program kerja yang sejalan dengan visi dan misi, demi kekompakan insan pers yang tergabung dalam organisasi PWI.
"Bersama mas Sukatno dan anggota lainnya, kita akan jadikan organisasi ini lebih baik lagi kedepan," imbuhnya.
BACA JUGA:PWI Siap Kawal Tuntas Kasus Intimidasi 7 Wartawan oleh Kadis PMD Kepahiang
Sukatno: Tiap Tahun Organisasi Harus Berbenah
Sementara itu, Sukatno yang merupakan salah satu tokoh senior di dunia pers Provinsi Bengkulu mengatakan, bahwa dirinya siap bersinergi agar menjadikan PWI sebagai rumah bagi para wartawan tanpa tebang pilih.
"Seperti yang kita ketahui, bahwa perkembangan media sangat pesat, baik Online, Cetak maupun Televisi. sehingga tentu ada para wartawan yang harus memiliki wadah yang baik," jelasnya.
Terlebih menurutnya, bahwa setiap tahun organisasi harus selalu berbenah, sehingga jalannya PWI akan semakin baik.
BACA JUGA:Sukses Gelar Nobar Bareng Pemdes Tanjung Seru, PWI Seluma Siapkan Nobar Keliling Desa
"Roda organisasi terus berjalan, kegiatan terus berlangsung, tentu harus terus berbenah," ungkapnya.
Sukatno mengatakan, bahwa komitmen menjadikan PWI sebagai wadah bagi insan pers di Bengkulu bukan sekedar buaian, namun demikian ini perlu dilakukan.
"Sebagai wadah harus baik dulu untuk menjadi tempat bagi insan pers, sehingga yang muda dan yang tua bisa saling berbagi pengalaman," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
