8 Terduga Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka Ditangkap

8 Terduga Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka Ditangkap

8 Terduga Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka Ditangkap--(Sumber Foto: Seputarpapua.com)

BETVNEWS - Aparat kepolisian terus mengembangkan penyidikan terhadap jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga berada di bawah komando buronan Ronal Heluka di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Hingga saat ini, sebanyak delapan orang telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka.

BACA JUGA:Operasi di Yahukimo Berujung Kontak Senjata, Satgas Damai Cartenz Sebut 3 Anggota KKB Tewas

BACA JUGA:Dapat Kucuran DAK Kesehatan Rp6 Miliar, Ruang PICU dan NICU RSUD Tais Segera Dibangun

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi penegakan hukum yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, pada Jumat (17/7/2026).

Dalam operasi itu, 4 orang berinisial OH, SM, MM, dan LM diamankan petugas. Penyidik kini masih mendalami peran masing-masing, termasuk hubungan mereka dengan jaringan KKB yang menjadi target operasi.

Pemeriksaan difokuskan pada dugaan keterlibatan, pola komunikasi, serta peran keempat orang tersebut dalam aktivitas kelompok bersenjata. Hingga kini, kepolisian belum mengumumkan status hukum maupun hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.

BACA JUGA:PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Cara dan Ketentuannya

BACA JUGA:3 Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Jangan Sampai Ketinggalan Euforianya!

Sebelumnya, aparat juga telah menangkap empat orang lainnya, yakni HH, KG, EH, dan AS, yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang sama. Keempatnya saat ini tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan pengembangan perkara tidak hanya berfokus pada pelaku yang berada di lokasi operasi, tetapi juga bertujuan mengungkap keseluruhan jaringan yang diduga terlibat.

"Operasi ini dilaksanakan berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh petugas di lapangan. Seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Barang bukti yang berhasil diamankan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata secara menyeluruh," ujarnya.

BACA JUGA:Jadwal Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Perebutan Juara 3, Waktu Tayang di Indonesia

BACA JUGA:Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Cetak Rekor, Harga Tiket Tembus Rp1 Miliar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: