BTPN Syariah Genap 12 Tahun, Laba Semester I 2026 Capai Rp655 Miliar
BTPN Syariah Genap 12 Tahun, Laba Semester I 2026 Capai Rp655 Miliar--(Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Memasuki usia ke-12 tahun, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) terus memperkuat posisinya sebagai bank syariah yang fokus melayani segmen ultra mikro di Indonesia. Strategi tersebut membuahkan hasil dengan kinerja keuangan yang tetap positif, ditopang kualitas pembiayaan yang sehat dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
BTPN Syariah menilai kualitas pembiayaan tidak hanya menjadi indikator kesehatan bisnis perusahaan, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kapasitas dan ketahanan para nasabah dalam mengelola usaha.
BACA JUGA:Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Seluma Tuai Protes, Dugaan Pemotongan Uang Transport Rp100 Ribu
Selama 12 tahun terakhir, bank ini tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan kepada masyarakat ultra mikro melalui penguatan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Pendekatan tersebut diyakini mampu membantu nasabah bertahan sekaligus mengembangkan usahanya di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Di sisi lain, BTPN Syariah juga mulai memperluas ruang pertumbuhan melalui pengembangan pembiayaan di luar komunitas, seperti pinjaman individu dan pembiayaan kepada lembaga nonkeuangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.
BACA JUGA:Kemarau Melanda, BPBD Bengkulu Selatan Siagakan Posko Bantuan Air Bersih
BACA JUGA:Perketat Patroli Malam, Polres Bengkulu Selatan Sasar Remaja Pembawa Sajam
Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, mengatakan memasuki tahun ke-12, perusahaan akan terus memperkuat kualitas pembiayaan sembari memperluas inisiatif bisnis untuk menjangkau lebih banyak nasabah.
"Memasuki tahun ke-12, kami akan terus memperkokoh fondasi melalui kualitas pembiayaan yang sehat serta bertumbuh lebih beragam melalui pengembangan inisiatif baru bagi nasabah kami. Kami percaya, semakin besar dampak yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami ciptakan," ujar Fachmy.
BACA JUGA:Pajak Bengkulu Tumbuh 26,6 Persen, DJP Ajak Perusahaan Setor Pajak di Daerah
Sepanjang semester pertama 2026, BTPN Syariah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar. Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp23 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/YoY).
Penyaluran pembiayaan juga menunjukkan tren positif dengan nilai mencapai Rp11 triliun, atau meningkat 9 persen YoY. Kinerja tersebut didukung rasio keuangan yang tetap solid, dengan Return on Assets (RoA) sebesar 7,2 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
