Ada 25 Kasus DBD dan 1 Orang Meninggal, Dinkes Seluma Gencarkan Edukasi 3M Plus
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Seluma, Septy Erdita--(Sumber Foto: Jul/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mencatat sebanyak 25 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga 28 Juli 2026. Dari total kasus yang terdata tersebut, satu pasien dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Seluma, Septy Erdita, menyampaikan bahwa seluruh pasien yang terkonfirmasi DBD telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain penanganan pasien, pihak Dinkes juga langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan di lingkungan sekitar tempat tinggal pasien guna mengantisipasi penyebaran virus lebih luas.
"Data hingga 28 Juli 2026 menunjukkan terdapat 25 kasus DBD di Kabupaten Seluma, dengan satu pasien meninggal dunia," kata Septy.
Meskipun jumlah kasus terbilang masih terkendali, Dinkes Seluma terus mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi penularan.
Warga diminta konsisten menerapkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, serta melakukan tindakan pencegahan pendukung lainnya.
BACA JUGA:Cek Efek Samping Asam Jawa bagi Kesehatan di Sini, Berlebihan Bisa Sebabkan Gangguan Lambung
BACA JUGA:Ini Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan, Bumbu Dapur dengan Kandungan Nutrisi yang Melimpah
Septy menjelaskan, edukasi kepada masyarakat gencar dilakukan secara berkesinambungan melalui jajaran puskesmas dan tenaga kesehatan di lapangan. Di samping itu, kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk di kawasan permukiman warga juga dilaksanakan secara berkala untuk menekan risiko pembiakan nyamuk Aedes aegypti.
Dinkes Seluma turut mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mendapati anggota keluarga yang mengalami gejala mengarah pada DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, muncul ruam atau bintik merah pada kulit, hingga adanya tanda-tanda perdarahan.
BACA JUGA:Divonis 3,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum CV Mandiri Sejahtera: Dakwaan JPU Terbukti di Persidangan
"Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk mencegah kondisi yang lebih parah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

