Tembus 7.100 Kasus ISPA di Seluma hingga Juli 2026, Sukaraja dan Lubuk Sandi Tertinggi

Tembus 7.100 Kasus ISPA di Seluma hingga Juli 2026, Sukaraja dan Lubuk Sandi Tertinggi

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Seluma, Septi Erdita--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai 7.100 lebih kasus sepanjang rentang Januari hingga Juli 2026.

Berdasarkan pemetaan data Dinkes Seluma, penyebaran penyakit respirasi ini merata di seluruh wilayah kabupaten, dengan angka tertinggi berada di Kecamatan Sukaraja dan Lubuk Sandi.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Seluma, Septi Erdita, mengonfirmasi bahwa data tersebut merupakan rekapitulasi laporan berkala dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di Kabupaten Seluma.

"Kasus ISPA paling dominan ditemukan di Kecamatan Sukaraja dan Lubuk Sandi. Keluhan yang paling banyak dialami masyarakat berupa batuk dan flu," ujar Septi.

BACA JUGA:Perlu Tahu, Cara Alami Mencerahkan Wajah, Mudah Dilakukan dan Aman untuk Sehari-hari

BACA JUGA:Terungkap! 3 Guru SDIT Rabbani Mengaku Tidak Pernah Diberikan SP hingga Diminta Mundur

Meningkatnya tren kasus ISPA di Seluma dipengaruhi oleh dinamika cuaca yang tidak menentu. Perubahan suhu yang drastis dari cuaca panas ke hujan maupun sebaliknya dinilai menurunkan imunitas tubuh warga.

Selain faktor cuaca ekstrem, paparan polusi lingkungan turut memperburuk kondisi kesehatan pernapasan masyarakat setempat. Aktivitas industri di sekitar pemukiman warga disinyalir menjadi pemicu utama menurunnya kualitas udara.

Menyikapi lonjakan angka kasus tersebut, Dinkes Seluma meminta warga untuk memperketat Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kebutuhan asupan nutrisi seimbang dan suplemen vitamin juga dianjurkan guna memperkuat daya tahan tubuh.

"Jika sudah merasakan gejala ISPA, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke faskes terdekat. Jangan menunda penanganan medis sampai kondisinya parah," tegas Septi.

BACA JUGA:Diduga Diputus Pacar, Janda Muda di Kepahiang Nekat Minum Racun Rumput

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Pastikan Korban Kebakaran di Pengantungan Dapat Rp 3 juta Setiap Rumah

Dinkes berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kondisi fisik saat cuaca pancaroba dapat menekan laju penyebaran ISPA di Kabupaten Seluma.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait