Panen Perdana Program Ketahanan Pangan Rutan Manna, Hasil Pertanian Capai 40 Kilogram

Panen Perdana Program Ketahanan Pangan Rutan Manna, Hasil Pertanian Capai 40 Kilogram

Panen Perdana Program Ketahanan Pangan Rutan Kelas IIB Manna--(Foto: Ary/Tim/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Program ketahanan pangan yang dijalankan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, mulai menunjukkan hasil. Sejumlah komoditas yang dibudidayakan di lingkungan Rutan kini memasuki masa panen dengan total produksi mencapai hampir 40 kilogram.

Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, mengatakan panen dilakukan terhadap beberapa jenis tanaman yang selama ini dibudidayakan dalam program ketahanan pangan. Salah satu komoditas yang dipanen yakni mentimun, yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan lepang.

BACA JUGA:Konflik Lahan PT Agri Andalas, Warga Seluma Mengadu ke DPRD Provinsi Bengkulu

BACA JUGA:Ada Potensi 9 Destinasi Wisata, Alasan Bupati Prioritaskan Jalan Lubuk Resam Dibangun di 2027

“Alhamdulillah, kita sudah melakukan panen dari hasil program ketahanan pangan. Kita sudah panen mentimun atau kalau istilah di sini lepang. Hasilnya cukup maksimal,” ujar Hannibal.

Selain mentimun, petugas Rutan juga memanen tanaman kangkung. Jika digabungkan, hasil dari sejumlah komoditas pertanian yang dipanen mencapai hampir 40 kilogram.

Hasil budidaya ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai produk pertanian, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di lingkungan Rutan. Hasil panen nantinya akan dipasarkan kepada pihak ketiga.

BACA JUGA:3 Tahun Jadi DPO, Pelaku Pembakaran Kantor Desa Muara Danau Seluma Akhirnya Ditangkap

BACA JUGA:Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Selimuti Bengkulu Selatan, Bupati Imbau Warga Pakai Masker

Pendapatan dari penjualan hasil pertanian akan kembali digunakan untuk menunjang kegiatan budidaya. Dana yang diperoleh rencananya dimanfaatkan untuk membeli bibit, pupuk, serta kebutuhan lain yang diperlukan dalam proses penanaman.

“Mudah-mudahan hasil panen ini nanti bisa kita jual kepada pihak ketiga. Dari hasil penjualan, kita bisa membeli kembali bibit dan pupuk, sehingga program ini bisa terus berjalan,” jelas Hannibal.

Menurut Hannibal, program ketahanan pangan di Rutan Kelas IIB Manna merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat sektor pangan. Kegiatan budidaya tanaman juga menjadi salah satu upaya memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan agar memberikan hasil produktif.

BACA JUGA:Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Dinkes Bengkulu Selatan Bagikan 1.000 Masker Gratis

BACA JUGA:Ini 5 Rekomendasi Camilan Sehat yang Bagus Dikonsumsi Dimalam Hari, Jangan Takut Gendut Ya!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: