Putar Arah Mendadak, Motor Kebun Dihantam Beat Street di Seluma, Penumpang Tewas

Putar Arah Mendadak, Motor Kebun Dihantam Beat Street di Seluma, Penumpang Tewas

Putar Arah Mendadak, Motor Kebun Dihantam Beat Street di Seluma, Penumpang Tewas--(Sumber Foto: Jul/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS – Kecelakaan lalu lintas maut kembali merenggut korban jiwa di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma. Peristiwa nahas yang melibatkan dua unit sepeda motor ini terjadi di Desa Gelombang, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden maut tersebut mengakibatkan seorang penumpang motor kebun bernama Hendri (45), warga Desa Kembang Mumpo, Kecamatan SAM, meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya.

Kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BD 6624 WI yang dikendarai oleh Resta Juliatman Kusmana (25), berbenturan dengan sepeda motor kebun tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Mahadip dan memboncengkan korban.

BACA JUGA:Kaya Air dan Nutrisi untuk Tubuh, Buah yang Dapat Membantu Meredakan Demam

BACA JUGA:Cek di Sini! Manfaat Daun Kemangi bagi Kesehatan Tubuh, Kaya Antioksidan dan Nutrisi

Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P Pakpahan, S.I.K., melalui Kapolsek Semidang Alas Maras, Ipda Alan Jaya Kesumah, S.H., membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut tersebut.

Menurut penjelasan Ipda Alan, kecelakaan bermula ketika Resta mengendarai Honda Beat Street melaju dari arah Bengkulu menuju Kabupaten Kaur. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Gelombang, pada waktu bersamaan Mahadip bersama Hendri yang mengendarai motor kebun datang dari arah berlawanan.

Nahas, ketika tiba di lokasi, pengendara motor kebun diduga hendak memutar arah untuk kembali ke arah Bengkulu. Manuver putar arah yang dilakukan secara mendadak tersebut membuat Honda Beat Street yang melaju dari arah berlawanan tak mampu menghindar, sehingga benturan keras tak terhindarkan.

BACA JUGA:Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan, Pemprov Bengkulu Susun Rencana Aksi Daerah hingga 2029

BACA JUGA:Ada Sederet Kelompok Orang yang Pantang Konsumsi Daun Sirih Cina, Siapa Saja?

"Setelah kejadian, pengendara dan penumpang sepeda motor kebun langsung dibawa ke Puskesmas Kembang Mumpo untuk mendapatkan penanganan medis awal," ujar Alan.

Akibat benturan keras tersebut, ketiga orang yang terlibat mengalami sejumlah luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Penumpang motor kebun, Hendri, sempat mengalami pendarahan hebat serta luka lebam sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengendara motor kebun, Mahadip, mengalami cedera serius di kepala sebelah kanan, pendarahan di mulut, hidung, dan telinga, serta mengalami penurunan kesadaran. Mengingat kondisinya yang kritis, Mahadip harus dirujuk ke RSUD Hasanuddin Damrah Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, guna mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Gelar Doa Bersama, Harapkan Keselamatan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

BACA JUGA:10 Pasang Pengantin Resmi Menikah Gratis di Balai Kota Merah Putih, Wali Kota Dedy Wahyudi Jadi Saksi

Adapun pengendara Honda Beat Street, Resta Juliatman Kusmana, menderita luka ringan berupa luka pada jari telunjuk kiri dan memar di lutut kaki kanan.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan bodi samping kanan akibat kerasnya tabrakan.

"Akibat kecelakaan ini, satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan satu orang mengalami luka ringan," pungkas Ipda Alan Jaya Kesumah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait