Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Siap Blokir Barcode Kendaraan yang Bermasalah

Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Siap Blokir Barcode Kendaraan yang Bermasalah

Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Siap Blokir Barcode Kendaraan yang Bermasalah--(Sumber Foto: Putri/BETV)

BENGKULU, BETVNEWS - Pengawasan terhadap penyaluran dan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu diperketat. Pemerintah daerah bersama kepolisian dan Pertamina memastikan distribusi BBM, khususnya BBM subsidi, berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Pengawasan tidak hanya menyasar penyaluran BBM subsidi. Konsumen BBM nonsubsidi, terutama dari kalangan industri, juga menjadi perhatian pemerintah. Pihak yang terbukti melanggar aturan akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Rico Yulyana menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan pelanggaran terus terjadi. 

BACA JUGA:Cara Menjaga Kulit Tetap Lembap, Sederhana dan Bisa Dilakukan Setiap Hari

BACA JUGA:Pastikan Hak Almarhumah Terpenuhi, Kuasa Hukum Kawal Kasus Indo Melvi hingga Pengadilan

Sanksi akan diberikan kepada pihak yang tetap melanggar ketentuan setelah dilakukan pengawasan.

"Kalau masih melakukan atau melanggar peraturan, tentu akan kami tindak tegas. Untuk sanksi paling berat bisa sampai pencabutan izin," ujar Rico, Jumat (18/9).

Ia mengatakan pengawasan dilakukan bersama dengan Polda Bengkulu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penggunaan dan penyaluran BBM tidak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:Sidak 4 Blok Hunian Lapas Argamakmur, Tim Gabungan Amankan Sajam Modifikasi

BACA JUGA:Cek di Sini! Efek Samping Buncis yang Jarang Diketahui, Berlebihan Bisa Sebabkan Perut Kembung

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Bengkulu juga memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM melalui pemantauan secara real-time.

Sistem tersebut digunakan untuk memantau transaksi dan memastikan penyaluran, khususnya BBM subsidi, sesuai dengan aturan.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Bengkulu Farid Akbar meminta seluruh SPBU meningkatkan ketelitian saat melayani konsumen. 

Petugas SPBU harus memastikan data pembelian sesuai dengan sistem yang digunakan, termasuk mencocokkan barcode dengan nomor polisi kendaraan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait