UNIB Olah Limbah Sabut Kelapa Jadi Media Tanam hingga Briket
UNIB Olah Limbah Sabut Kelapa Jadi Media Tanam hingga Briket--(Sumber Foto: Ilham/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS - Limbah sabut kelapa di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai dikembangkan menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Sabut yang selama ini kerap dibuang dapat diolah menjadi cocofiber dan cocopeat untuk berbagai kebutuhan.
Anggota tim pengabdian LPPM Universitas Bengkulu (Unib), Dr. Yar Johan, mengatakan potensi limbah sabut kelapa di Kecamatan Pondok Kelapa diperkirakan mencapai lebih dari 100 ton.
“Kalau melihat potensi kelapa yang ada di Pondok Kelapa, limbah sabutnya cukup besar dan kami memprediksi bisa mencapai lebih dari 100 ton,” ujar Yar Johan.
BACA JUGA:Selain Minum Air Putih, Cara Ini Bisa Mengatasi Batuk Kering, Bikin Tenggorokan Lebih Nyaman
BACA JUGA:Ajukan Alat Uji ke BPTD Lampung, Layanan KIR Bengkulu Selatan Diupayakan Hadir 2027
Menurutnya, sabut kelapa tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai serat, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk turunan.
“Sabut kelapa ini jangan dilihat hanya sebagai limbah. Dari satu bahan ini bisa menghasilkan beberapa produk yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi,” katanya.
Melalui teknologi pengolahan yang diperkenalkan Unib, sabut kelapa dipisahkan menjadi cocofiber dan cocopeat.
BACA JUGA:Soal Gaji PPPK Bakal Ditanggung Pusat Mulai 2027, Pemkab Seluma Pilih Tunggu Regulasi Resmi
BACA JUGA:Pasca Sidak Bupati, SPBU Kutau Pasang Larangan Kendaraan Menginap demi Antrean BBM
Cocopeat merupakan bagian halus sabut kelapa yang memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air. Bahan ini dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.
Sementara cocofiber berupa serat sabut kelapa yang kuat dan lentur. Serat tersebut dapat dikembangkan menjadi geotextile untuk membantu memperkuat dan melindungi tanah.
Selain itu, material dari sabut kelapa juga dapat dikembangkan menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif.
BACA JUGA:Pertamina Blokir 966 Kendaraan di Bengkulu, Diduga Salahgunakan BBM Subsidi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

