Jalan Lintas Barat Sumatera Terimbas Abrasi Pantai, Kementerian PUPR Bangun Pengaman Pantai Lais BU

Kamis 20-07-2023,15:15 WIB
Reporter : Tim/Release
Editor : Wizon Paidi

BENGKULU, BETVNEWS - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun pengaman Pantai Lais di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Selain Pantai Lais, infrastruktur pengaman pantai dari abrasi juga tengah dibangun di Pantai Hili dan Pantai Merpas, Kabupaten Kaur dan Pantai Kaana Pulau Enggano. 

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu Kementerian PUPR A. Adi Umar Dani mengatakan, pembangunan pengaman pantai di Provinsi Bengkulu bertujuan untuk melindungi pantai dari resiko abrasi dan erosi akibat terjangan ombak, sehingga akan melestarikan vegetasi dan kawasan permukiman di sekitar pantai.

BACA JUGA:Tiba Hari Ini, Simak Daftar Kabupaten/Kota Akan Dikunjungi Presiden Republik Indonesia di Provinsi Bengkulu

"Pembangunan pengaman pantai ini juga bertujuan untuk melindungi Jalan Lintas Barat Sumatera dari abrasi pantai yang saat ini di beberapa titik kondisinya sudah menyebabkan longsor di bahu jalan," kata Adi di Bengkulu Utara, Rabu 19 Juli 2023.

Dikatakan Adi, pembangunan pengaman pantai di Provinsi Bengkulu pada tahun 2023 dibagi menjadi tiga paket pekerjaan, yakni Paket Pembangunan Pengaman Pantai Kritis Kabupaten Bengkulu Utara sepanjang 400 meter di Pantai Lais. 

BACA JUGA:Resmikan Tol Bengkulu - Taba Pananjung, Joko Widodo: Lanjutan Jalan Tol Dalam Tahap Persiapan

"Kontrak pembangunannya dilaksanakan sejak Mei 2023 yang dilaksanakan kontraktor PT Naga Sakti Konstruksi dengan nilai kontrak Rp20,3 miliar. Ditargetkan pekerjaan rampung pada Desember 2023," kata Adi. 

Menurut Adi, saat ini progresnya tengah dilakukan pencetakan kubus beton pemecah ombak dengan jumlah sekitar 14 ribu balok untuk pekerjaan di Pantai Lais. 

BACA JUGA:Provinsi Bengkulu Dapat Kucuran Anggaran Rp400 Miliar, Beberapa Titik Jalan Rusak Akan Diperbaiki

"Rencananya pada Agustus 2023 sudah mulai dilakukan pemasangan di sepanjang bibir pantai dengan jarak dari jalan nasional bervariasi sekitar 5-10 meter tergantung tingkat kecuraman tebing dan kondisi erosi," ujarnya.

Sedangkan untuk paket kedua, yakni Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Kritis di Kabupaten Kaur sepanjang 550 meter Pantai Hili dan Pantai Merpas. Kontrak konstruksinya dimulai sejak Mei 2023 dikerjakan kontraktor PT Dua Satu Konstruksi Bengkulu dengan nilai Rp19,2 miliar. 

BACA JUGA:Berkunjung ke Kepahiang, Joko Widodo Berikan Bantuan Alat Medis Operasi Katarak

"Pembangunan Pengaman Pantai Kritis di Kabupaten Kaur ini juga berfungsi untuk mengamankan Jalan Lintas Barat Sumatera dari ancaman abrasi pantai dan erosi," kata Adi.

Terakhir pembangunan pengaman Pantai Kaana di Pulau Enggano sepanjang 100 meter.  Kontrak konstruksinya dimulai sejak Maret 2023 dikerjakan kontraktor CV Villa Salasar dengan nilai Rp12,4 miliar. 

Kategori :