Sebaliknya, penelitian menunjukkan justru dampak psikologis jangka panjang terhadap para penyintas lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya.
Meskipun sudah puluhan tahun berlalu sejak pengeboman, gejala kegelisahan dan somatisasi di kalangan penyintas kemungkinan menjadi semakin tinggi.
BACA JUGA:Sejarah dan Tujuan Hari ASI Sedunia, Diperingati Setiap 1 Agustus
Demikian informasi mengenai sejarah pengeboman Hiroshima beserta kisah Hibakusha, penyintas yang selamat dari tragedi. Semoga bermanfaat. (*)