BETVNEWS,- Satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan Ampar Gading Kabupaten Seluma tahun 2015, bernama Muklasin saat ini sudah diketahui keberadaannya. Ia berada di kediamannya di Kabupaten Jepara provinsi Jawa Tengah dalam kondisi sakit stroke. Berdasarkan pengecekan yang dilakukan tim penyidik pidsus Kejaksaan tinggi Bengkulu pada pekan lalu, kondisi Muklasin saat ini tidak mampu berkomunikasi karena penyakit yang ia derita. Pihak kejati pun juga sudah melakukan pengecekan medis dengan mendatangkan dokter dan membaca rekam medis Mukhlasin, yang membenarkan adanya penyakit stroke. "Tim sudah cek ke rumahnya ternyata benar ia sakit dan tidak bisa berkomunikasi. Proses hukumnya akan kami lakukan bila ia sudah sembuh" jelas Aspidsus Kejati Bengkulu, Henri Nainggolan. Sementara itu diketahuilah Muklasin juga merupakan DPO dalam kasus penipuan dengan modus cek koson, atas laporan seorang kontraktor bernama Zasman Yahar. (Taufan Ajo)
Stroke, Tersangka Korupsi Batal Dijemput
Rabu 07-11-2018,11:49 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,12:08 WIB
Bukan OTT, KPK Ungkap Penggeledahan di Rumah Pejabat Kota Bengkulu Murni Pengembangan Korupsi Eks Bupati RL
Senin 27-07-2026,20:32 WIB
Dukung Tim Favoritmu, Mercure Bengkulu Siapkan Nobar Piala AFF 2026
Senin 27-07-2026,12:01 WIB
Tim Hukum Pastikan Penggeledahan di Rumah Pejabat Kota Bengkulu Pengembangan Perkara di Rejang Lebong
Senin 27-07-2026,14:13 WIB
Siap Dibangun, TPST Regional Bengkulu Bakal Ubah Sampah Jadi Material Bangunan hingga Energi Listrik
Senin 27-07-2026,16:28 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Janji Buka Hasil Uji Limbah PT SBS ke Publik
Terkini
Selasa 28-07-2026,11:26 WIB
Kebakaran Hebat di Bengkulu Utara, Pasutri Pengantin Baru Tewas Terjebak di Dalam Rumah
Selasa 28-07-2026,11:06 WIB
Kabar Duka, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fitri SE Meninggal Dunia
Selasa 28-07-2026,07:33 WIB
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Pemkot Bengkulu Targetkan Car Free Night Rutin Digelar Setiap Bulan
Senin 27-07-2026,21:18 WIB
Event Sema Fest di Seluma Merugi, Panitia Defisit Hingga Rp20 Juta
Senin 27-07-2026,20:32 WIB