BETVNEWS,- Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur di kabupaten Bengkulu Utara, tercatat hingga akhir Juli atau semester awal pada tahun 2019, telah mencapai 20 kasus. Angka tersebut dapat dikatakan meningkat dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2018 hanya terdapat 23 kasus hingga memasuki akhir tahun. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Bengkulu Utara Junita S,Pd, mengatakan dari rentetan kasus tersebut, sebenarnya bukan hanya pelecehan atau kekerasan seksual terhadap anak. Namun ada beberapa kasus yang terjadi atas dasar suka sama suka antara korban dan pelaku, yaitu dalam hal ini anak dibawah umur. "Jadi macam-macam bentuk pelecehan seksual seperti itu, bukan hanya paksaan tapi juga atas dasar suka sama suka. (2/7) Junita menambahkan, faktor utama dari penyebab berbagai macam kasus tersebut, yaitu kurangnya perhatian dari orang tua, kurangnya ilmu pengetahuan, dan pengaruh lingkungan anak pasa saat bermain yang lepas dari pengawasan. Selain itu, pengaruh lainnya yaitu kemajuan teknologi, dimana saat ini anak-anak dibebaskan oleh orang tua menggunakan gadget/smartphone, juga menjadi faktor pemicu terjadinya sebuah kasus. Dimana penggunaan gadget yang berlebihan disertai dengan kurangnya pengawasan dari orang tua. Maka seorang anak akan bebas mengakses segala sesuatu yang seharusnya tidak wajar di akses oleh anak. "Kita sudah sosialisasikan tentang hal itu, baik disekolah dan di masyarakat, terhadap penggunaan gadget pada anak-anak agar orang tua dapat membatasi dan diberikan waktu-waktu tertentu, serta tetap melakukan pengawasan dan pendampingan" terangnya Kemudian, sesuai dengan tupoksi dari DPPPA, yaitu sebagai pendamping bagi anak-anak maupun perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan, pihaknya menerima siapa saja masyarakat yang menjadi korban untuk melapor, dan akan melakukan pendampingan apabila suatu kasus akan diajukan ke ranah hukum. "Sejauh ini masyarakat sudah menerima tugas dan fungsi kami sebagai DPPPA pendamping bagi anak-anak maupun perempuan yang mendapatkan kasus, hanya saja kita tidak memiliki anggaran lebih untuk dapat mengentaskan permaslahan ini, tutup junita. (Doni Andaresta)
Hingga Juli 2019, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 20 Kasus
Jumat 02-08-2019,13:32 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,18:28 WIB
Hilal Belum Terlihat di Bengkulu, Ketinggian Baru 2,25 Derajat Masih di Bawah Kriteria
Kamis 19-03-2026,13:46 WIB
Idap Tumor Ganas, Bayi 1,9 Tahun di Seluma Butuh Bantuan Biaya Berobat ke Jakarta
Kamis 19-03-2026,07:54 WIB
Kabar Gembira! Pemprov Bengkulu Siapkan Rp5 Miliar untuk Beasiswa Siswa dan Mahasiswa
Kamis 19-03-2026,08:00 WIB
Fasilitasi Mudik Gratis, Kapolda Bengkulu Lepas Puluhan Warga Menuju Seluma, Manna dan Kaur
Kamis 19-03-2026,10:16 WIB
Stok Menipis, Daging Sapi di Taba Penanjung Ludes Diserbu Warga Meski Harga Merangkak Naik
Terkini
Kamis 19-03-2026,20:10 WIB
Operasi Ketupat Nala 2026 Digelar, Polda Bengkulu Tegas Fokus Amankan Mudik dan Kamtibmas
Kamis 19-03-2026,18:28 WIB
Hilal Belum Terlihat di Bengkulu, Ketinggian Baru 2,25 Derajat Masih di Bawah Kriteria
Kamis 19-03-2026,15:51 WIB
Sentuhan Kasih di Bulan Ramadan, Polresta Bengkulu Salurkan Alat Bantu untuk Penyandang Disabilitas
Kamis 19-03-2026,15:47 WIB
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Polresta Bengkulu Luncurkan Program UMKM Bhayangkara Mandiri Berkah
Kamis 19-03-2026,15:41 WIB