BETVNEWS - Hingga saat ini, 9 orang yang menjadi korban saat melakukan evakuasi di lokasi tambang emas di Desa Lebong Tambang masih dilakukan perawatan intensif di RSUD Lebong. Dari pengakuan salah satu korban Juhairi (37), saat berusaha menyelamatkan rekannya yang lebih dulu masuk ke dalam lubang tambang, Ia merasa sesak hingga membuatnya pingsan, hal ini diduga karena kekurangan oksigen di dalam lubang yang hanya berdiameter 1 meter tersebut. "Tidak ada asap di dalam lubang, cuma pengap dan susah ngambil nafas. Setelah mengangkat korban ke atas saya tidak ingat apa-apa lagi, tau-tau sadar sudah di puskesmas," jelas Juhairi. Sementara itu, Junaidi (32) korban lainnya juga mengatakan, penyebab kejadian tersebut bukan karena adanya asap atau gas beracun seperti yang sempat diisukan. "Tidak ada asap, cuma kami saat di dalam susah ngambil nafas. Apalagi kondisi kedalaman lubang sekitar 15 meter dari derek dan sempit membuat kami susah bernafas saat menolong korban," ungkap Junaidi.(D99)
Ini Kesaksian Korban Tambang di Lebong
Minggu 08-03-2020,11:24 WIB
Reporter : terkini!
Editor : terkini!
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,10:15 WIB
Walhi Kecam Aksi Masyarakat yang Tebang Pohon Cemara di Pantai Panjang
Kamis 18-06-2026,17:05 WIB
Pengumuman SPMB Jalur Domisili Bengkulu Diundur, Masa Sanggah Dibuka 20 Juni
Kamis 18-06-2026,18:36 WIB
Harga Pertamax Naik, Pemprov Bengkulu Siapkan Penyesuaian Anggaran BBM Mobil Dinas
Kamis 18-06-2026,18:37 WIB
Makin Sejahtera, PPPK di Lingkungan Pemkot Bengkulu Bakal Dapat Jaminan Hari Tua
Terkini
Jumat 19-06-2026,10:15 WIB
Kejari Rejang Lebong Himbau untuk Tidak Mudah Termakan Berita Hoak, Perkara Diproses Secara Profesional
Jumat 19-06-2026,10:15 WIB
Walhi Kecam Aksi Masyarakat yang Tebang Pohon Cemara di Pantai Panjang
Jumat 19-06-2026,10:14 WIB
Pemprov Bengkulu Raih WTP Lagi, BPK Beri Waktu 60 Hari Selesaikan Temuan
Jumat 19-06-2026,10:09 WIB
Sampaikan Aspirasi, ASBS Minta Pemprov Bengkulu Tegas Soal Batas Wilayah Perkebunan
Jumat 19-06-2026,10:03 WIB