Rumah VLA Jadi Sasaran KPK, 2 Koper dan 1 Kardus Dokumen Diamankan

Jumat 14-08-2026,08:15 WIB
Reporter : M. Tri Imron
Editor : Ria Sofyan

Menurut keterangan Ketua RT, barang yang diamankan berupa dokumen. Namun, isi detail dokumen dan keterkaitannya dengan perkara belum diungkapkan secara resmi oleh KPK.

Pengangkutan barang berlangsung dengan pengawalan sejumlah personel kepolisian.

Penggeledahan rumah VLA menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penyidik KPK di Bengkulu dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:Perlu Tahu! 5 Jenis Makanan dan Minuman yang Bagus untuk Dikonsumsi Penderita Asam Urat

BACA JUGA:Ini Ragam Jenis Buah yang Bagus Dikonsumsi Penderita Asam Lambung di Pagi Hari

Di malam yang sama, selain rumah Vinna Ledy Anggraheni, penyidik juga mendatangi dua lokasi lain di Kota Bengkulu.

Lokasi pertama adalah rumah kontraktor Budi Masri di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung. Lokasi kedua merupakan rumah Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu, Agus Suhendra Wijaya, di Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati.

Dari dua lokasi itu, penyidik membawa tiga koper yang disebut berisi dokumen.

Sehari sebelumnya, Rabu (12/8), penyidik KPK turut menggeledah rumah sekaligus mobil pribadi Hendra Okta, ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu, di Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Ratu Agung.

BACA JUGA:Sempat Hilang Saat Mandi, Warga Lubuk Pinang Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai Manjunto

BACA JUGA:Enaknya, Ini Rekomendasi Makanan Tanpa Tepung, Praktis untuk Sehari-hari

Dalam penggeledahan itu, tiga koper berisi dokumen turut dibawa penyidik. Rangkaian penggeledahan di Bengkulu sudah berlangsung sejak awal Agustus.

Bahkan, pada Jumat (7/8), tim KPK menggeledah rumah Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Syofyan Tosoni, di Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban. Penyidik kembali membawa tiga koper berisi dokumen dari lokasi. Kegiatan penyidikan kemudian meluas hingga Kabupaten Rejang Lebong.

Pada Kamis (6/8), rumah B. Daditama di Jalan Batu Galing, Rejang Lebong, ikut digeledah. B. Daditama disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Bupati Rejang Lebong nonaktif, Muhammad Fikri Thobari.

Pada hari yang sama, penyidik juga menggeledah rumah Arif Gunadi, mantan Penjabat Wali Kota Bengkulu yang kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

BACA JUGA:Sidang Korupsi Proyek PLTA Musi: 3 Terdakwa Ajukan Eksepsi, Nilai Dakwaan JPU Kabur

Kategori :