Waspada Curanmor di Bengkulu Selatan, 7 Kasus Dilaporkan dalam 3 Bulan

Rabu 02-09-2026,17:24 WIB
Reporter : Ary Rahmad
Editor : Ria Sofyan

“Kalau parkir di tempat yang rawan, maksimalkan pengamanan. Gunakan kunci ganda. Jangan hanya mengandalkan kunci standar kendaraan,” katanya.

Papan peringatan mengenai kewaspadaan terhadap curanmor yang dipasang di kawasan Tebat Gelumpai, Desa Batu Lambang, justru dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Sangat Mudah! Begini 5 Cara Konsumsi Temulawak Jadi Obat Tradisional

BACA JUGA:Mudah Dibuat, Ide Minuman Segar dari Buah Melon, Cocok Dikonsumsi Saat Cuaca Panas

AKBP Aron mengaku menyayangkan tindakan tersebut. Terlebih, papan itu dipasang untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan kendaraan.

“Papan peringatan itu dipasang untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Sangat disayangkan kalau baru dua hari terpasang sudah disobek dan dirusak,” ungkapnya.

Ia meminta masyarakat turut menjaga fasilitas dan papan informasi yang dipasang untuk kepentingan bersama.

BACA JUGA:Siap Unjuk Gigi di Semarang, 62 Kafilah MTQ Asal Bengkulu Berangkat 8 September

BACA JUGA:Ali Saftaini: PT Bimex Dibubarkan Agar Tak Lagi Jadi Beban Operasional dan Gaji

“Kalau ada yang melihat atau mengetahui siapa yang merusak, silakan sampaikan kepada pihak kepolisian. Jangan dibiarkan, karena papan itu dipasang untuk mengingatkan masyarakat,” ujarnya.

Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungannya. Kalau semua meningkatkan kewaspadaan, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit,” pungkas AKBP Aron.

Kategori :