3. Gunakan Produk Non-Komedogenik
Produk perawatan kulit dan kosmetik tertentu dapat menyumbat pori-pori pada sebagian orang. Karena itu, kamu bisa memilih produk dengan label non-comedogenic, terutama jika kulit mudah berjerawat.
Gunakan produk secukupnya dan jangan terlalu sering mengganti berbagai produk sekaligus.
BACA JUGA:Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina Siap Blokir Barcode Kendaraan yang Bermasalah
Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengetahui produk mana yang cocok atau justru menyebabkan masalah pada kulit.
4. Gunakan Bahan Aktif untuk Jerawat
Beberapa bahan aktif memiliki bukti penggunaan dalam perawatan jerawat, seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, dan adapalene.
Masing-masing bekerja dengan cara yang berbeda untuk membantu mengatasi penyumbatan pori, peradangan, atau jerawat.
Jika baru mulai menggunakan bahan aktif, gunakan secara bertahap sesuai petunjuk produk. Jangan langsung memakai banyak bahan aktif sekaligus karena dapat meningkatkan risiko kulit kering dan iritasi.
BACA JUGA:30 Pelajar Terjaring Razia di Bengkulu Selatan, Ditemui Asyik Nongkrong hingga Diduga Minum Miras
5. Tetap Gunakan Pelembap
Kulit berjerawat bukan berarti tidak membutuhkan pelembap. Penggunaan produk jerawat tertentu justru dapat membuat kulit terasa kering sehingga pelembap dapat membantu menjaga kenyamanan dan lapisan pelindung kulit.
Pilih pelembap yang ringan dan tidak mudah menyumbat pori-pori. Sesuaikan teksturnya dengan kondisi kulit agar nyaman digunakan setiap hari.
6. Jangan Lupa Menggunakan Sunscreen
Paparan sinar matahari dapat membuat perubahan warna atau bekas jerawat menjadi lebih terlihat pada sebagian orang.
Karena itu, sunscreen dapat menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit. Pilih sunscreen yang nyaman dan sesuai dengan jenis kulit.