4. Gangguan Nutrisi
Penderita asam lambung juga biasanya sering merasa tidak enak makan, merasa mual, hingga perut yang terasa begah sehingga dapat mempengaruhi pola makan.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka hal ini dapat mengganggu keseimbangan nutrisi dan juga gizi yang masuk ke dalam tubuh dan meningkatkan resiko kekurangan vitamin dan mineral yang diperlukan.
BACA JUGA:396 Rumah Warga Bengkulu Selatan Masuk Program Bedah Rumah 2026
BACA JUGA:Hingga September 2026, Pemerintah Pusat Kucurkan Rp12,99 Miliar untuk Penataan Wisata DDTS Bengkulu
5. Penyakit Esofagus Barret
Mereka yang mengidap asam lambung naik dan berkomplikasi ke GERD juga dapat meningkatkan resiko penyakit Esofagus Barret.
Penyakit ini merupakan kondisi saat lapisan kerongkongan mengalami perubahan sel yang tidak normal akibat paparan asam lambung terus menerus.
Oleh sebab itu, kondisi ini meningkatkan resiko kanker kerongongan yang merupakan penyakit yang sangat serius.
BACA JUGA:DPRD Bengkulu Selatan Soroti Gaji PPPK Rp400 Ribu, Minta Pemkab Beri Kepastian
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Hibahkan Mess Pemda ke Pemkot, Aset 8 Hektare Disiapkan untuk Kantor Wali Kota
6. Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
Asam lambung naik dan tak terkontrol juga dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.
Kondisi ini terjadi karena kaitan antara rasa sakit pada ulu hati atau dispepsia akibat asam lambung yang memicu reaksi inflamasi pada tubuh sehingga berdampak pada kesehatan jantung.
7. Meningkatkan Resiko Penyakit Saluran Pernapasan
Selain meningkatkan resiko penyakit jantung, asam lambung naik juga dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan lantaran asam lambung yang baik ke kerongkongan ini mengiritasi saluran pencernaan.