Jangan menambahkan gula atau garam secara sembarangan karena komposisi yang tidak tepat dapat membahayakan tubuh.
3. Pilih Makanan yang Mudah Dicerna
Ketika diare, pilih makanan yang ringan dan mudah dicerna agar kebutuhan energi tetap terpenuhi.
Beberapa pilihan yang bisa dikonsumsi antara lain bubur, nasi putih, kentang rebus, sup bening, dan pisang.
Kamu tidak perlu berpuasa atau menghentikan makan sepenuhnya. Makanlah dalam porsi kecil tetapi lebih sering sesuai kemampuan tubuh.
BACA JUGA:Tetap Lembap dan Terawat, Ini Olahan Madu untuk Perawatan Kulit
Jika nafsu makan mulai membaik, kamu dapat kembali mengonsumsi makanan sehari-hari secara bertahap.
4. Hindari Makanan yang Memperburuk Diare
Beberapa jenis makanan dapat memperparah keluhan pada sebagian orang. Contohnya adalah makanan berlemak tinggi, gorengan, makanan terlalu pedas, serta minuman berkafein dan beralkohol.
Produk susu juga dapat memperburuk diare pada orang yang mengalami intoleransi laktosa atau menjadi lebih sensitif terhadap laktosa selama sakit.
Perhatikan respons tubuh setelah makan dan hindari sementara makanan yang membuat gejala semakin parah.
5. Istirahat yang Cukup
Diare dapat membuat tubuh terasa lemas karena kehilangan cairan dan energi.
BACA JUGA:Sangat Berbahaya, Berikut Daftar Efek Samping Mengonsumsi Sayur Kale Berlebihan!
Memberikan waktu istirahat yang cukup membantu tubuh memulihkan kondisi dan mengurangi kelelahan.
Kurangi aktivitas berat selama keluhan masih berlangsung. Jika memungkinkan, beristirahatlah di rumah sambil tetap memenuhi kebutuhan cairan dan mengonsumsi makanan yang sesuai.