BETVNEWS, - Peristiwa kebakaran terjadi lagi di Kota Bengkulu, kali ini 2 rumah dan 7 bedengan milik Muhamad Fahlepi, yang berada di Jalan Murai Kelurahan Kebun Geran, habis di lahap si jago merah. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun api diperkirakan dari dapur salah satu rumah. Lantaran banyak barang yang mudah terbakar, dan rumah terbuat dari kayu, sehingga api menjalar ke atap rumah. "Kejadian sekitar jam 20.30 Wib Selasa malam, api diperkirakan berasal dari dapur yang menyebabkan rumah kayu terbakar dan menghabiskan isi 2 rumah dan 7 bedengan," sampai Yuliansyah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Lantaran akses yang dilalui cukup susah, membuat proses pemadaman berlangsung lama. "Lokasi cukup susah untuk ditempuh, akibatnya api menjadi sulit di padamkan, dan butuh waktu berjam-jam," lanjutnya. Setelah mengerahkan 10 unit mobil armada dan 70 personil pemadam kebakaran diterjunkan api berhasil dijinakkan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditafsir mencapai ratusan jutaan rupiah. (Wisnu)
2 Rumah dan 7 Bedengan Ludes
Rabu 27-04-2022,04:46 WIB
Reporter : beken1
Editor : beken1
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,16:36 WIB
Cek di Sini! Buah yang Punya Kandungan Vitamin C Tinggi, Enak Dimakan Setiap Hari
Jumat 04-09-2026,12:37 WIB
Bukan Hanya untuk Bumbu Masakan, Ini 7 Manfaat Kemiri bagi Kesehatan Tubuh
Jumat 04-09-2026,13:19 WIB
7 Murid SDN 59 Kota Bengkulu Dilarikan ke RSHD Usai Santap MBG, Alami Gejala Muntah hingga Pusing
Jumat 04-09-2026,15:22 WIB
Bisa Bikin Nagih, Daftar Minuman Matcha Enak untuk Sehari-hari yang Perlu Diketahui
Jumat 04-09-2026,14:51 WIB
Bisa Bantu Tubuh Tetap Bugar, Ini 7 Manfaat Matcha untuk Kesehatan
Terkini
Jumat 04-09-2026,20:23 WIB
Mudah Dibuat! Rekomendasi Masakan Rumahan dari Ikan yang Enak untuk Sehari-hari
Jumat 04-09-2026,20:09 WIB
Temui Mendag, Bupati Teddy Rahman Dorong Pembangunan Pasar Harian Seluma Masuk Program 2027
Jumat 04-09-2026,19:48 WIB
Murid SDN 59 Kota Bengkulu Diduga Keracunan Sempol Ayam MBG, SPPG Padang Jati II Akan Dievaluasi
Jumat 04-09-2026,19:29 WIB
Diberi Waktu 30 Hari, PT SBS Terancam Gakkum Jika Limbah Masih Lampaui Baku Mutu
Jumat 04-09-2026,19:24 WIB