Bank Indonesia

Seluma Terkepung Banjir: 2.478 Jiwa Terdampak Luapan Air di 5 Kecamatan

Seluma Terkepung Banjir: 2.478 Jiwa Terdampak Luapan Air di 5 Kecamatan

Seluma Terkepung Banjir: 2.478 Jiwa Terdampak Luapan Air di Lima Kecamatan--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Seluma sejak Minggu sore memicu bencana hidrometeorologi masif.

Sedikitnya lima kecamatan dilaporkan lumpuh akibat rendaman banjir, sementara musibah tanah longsor mulai mengancam pemukiman warga di dataran tinggi. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 835 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.478 jiwa kini menjadi korban terdampak.

Wilayah terdampak mencakup Kecamatan Talo, Semidang Alas Maras, Ulu Talo, Seluma Utara, dan Seluma Timur. Skala kerusakan paling signifikan terkonsentrasi di Kecamatan Talo, di mana arus air merendam desa-desa strategis seperti Kembang Sri, Lubuk Gio, Muaro Danau, Napal Melintang, hingga Desa Kampai.

Kondisi kritis tidak hanya berasal dari luapan sungai. Di Kecamatan Seluma Timur, tepatnya Desa Kota Agung, terjangan tanah longsor dilaporkan telah menghantam satu unit hunian warga hingga mengalami kerusakan.

Sementara itu, genangan air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa juga mengisolasi aktivitas warga di Desa Serian Bandung, Air Keruh, Tanjung Agung, hingga Lubuk Resam.

BACA JUGA:Lebong Dikepung Banjir dan Longsor di 6 Kecamatan, Pemprov Bengkulu Kerahkan Tim Logistik serta Dapur Umum

BACA JUGA:Arus Deras Sungai Air Seluma Hanyutkan Jembatan, Desa Lubuk Resam Terisolasi

Kepala Pelaksana BPBD Seluma, Arben Muktiar, menegaskan bahwa seluruh personel reaksi cepat telah diterjunkan ke titik-titik koordinat terparah guna melakukan kaji cepat dan evakuasi.

"Kami masih menunggu laporan detail dari tim di lapangan. Data akan terus diperbarui secara berkala sesuai perkembangan situasi," jelas Arben Muktiar.

BPBD Seluma saat ini tengah memprioritaskan pendataan kebutuhan logistik serta pemetaan titik pengungsian jika debit air terus meningkat. Tim di lapangan juga terus memantau stabilitas tanah di wilayah rawan longsor guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

"Fokus utama kami saat ini adalah penanganan awal dan memastikan keselamatan seluruh warga terdampak di masing-masing wilayah," tambahnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang diprediksi masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Seluma dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:Waspada Campak di Kota Bengkulu, Dinkes Petakan Wilayah Rawan dan Siapkan Protokol Masker

BACA JUGA:Iduladha 2026, Distan Bengkulu Selatan Verifikasi Kelayakan 896 Hewan Kurban

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: