Stok Vaksin Rabies Seluma Kritis, Tersisa 7 Vial untuk 121 Kasus Gigitan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Seluma, Sasmi--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma melaporkan kondisi stok Vaksin Anti Rabies (VAR) yang kian menipis. Saat ini, ketersediaan vaksin di gudang farmasi tercatat hanya tersisa 7 vial, jumlah yang dinilai sangat kritis dibandingkan dengan tingginya angka kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Seluma, Sasmi, mengungkapkan bahwa sisa stok yang ada saat ini tidak akan mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan dalam waktu lama.
"Stok VAR kita saat ini tersisa 7 vial. Untuk diketahui, jumlah tersebut hanya mencukupi untuk penanganan 3 orang pasien saja, sehingga kondisinya sangat terbatas," ujar Sasmi, Minggu (19/4).
Menipisnya stok vaksin dipicu oleh tingginya angka GHPR di wilayah Kabupaten Seluma. Berdasarkan data Dinkes, dalam tiga tahun terakhir grafik kasus menunjukkan tren yang cukup tinggi. Tercatat pada tahun 2023 terdapat 276 kasus, naik menjadi 344 kasus pada 2024, dan sebanyak 311 kasus pada 2025.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Tetap Optimistis Tol Bengkulu–Lubuklinggau Dilanjutkan Meski Terhenti di 2026
BACA JUGA:Resmi! Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Berikut Rincian di Provinsi Bengkulu
Sementara itu, sepanjang tahun 2026 berjalan hingga akhir Maret, jumlah laporan gigitan telah mencapai 121 kasus yang didominasi oleh gigitan anjing.
Guna mengantisipasi kekosongan stok, Dinkes Seluma telah melayangkan surat permohonan penambahan kuota VAR kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
"Kami sudah mengusulkan penambahan stok ke provinsi dan saat ini masih menunggu jadwal distribusi. Kami berharap kiriman vaksin bisa segera tiba agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga," tambahnya.
Meski angka gigitan tergolong tinggi, Sasmi mengonfirmasi bahwa sejauh ini belum ditemukan kasus yang terverifikasi positif rabies secara klinis. Namun, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.
BACA JUGA:Cetak Atlet Sejak Dini, SMI Seluma Perkuat Pembinaan 50 Pelajar untuk Regenerasi Pencak Silat
BACA JUGA:Karnaval Batik Internasional Digelar Malam Ini, 3 Ruas Jalan Ditutup Sementara, Cek!
Warga yang mengalami gigitan hewan seperti anjing, kucing, atau kera diminta segera mendatangi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis pertama dan penyuntikan vaksinasi sebagai langkah pencegahan dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: