Aset Pemkab Seluma Terbengkalai, Masa Depan Taman Kuliner Tais di Ujung Tanduk
Aset Pemkab Seluma Terbengkalai, Masa Depan Taman Kuliner Tais di Ujung Tanduk--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Bayang-bayang bencana menghantui para pedagang di Taman Kuliner Tais.
Fasilitas yang dibangun menggunakan uang negara tersebut kini dalam kondisi vegetatif rusak berat, miring, dan nyaris terperosok ke dalam jurang.
Merespons kegaduhan publik, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Seluma akhirnya mulai melirik potensi kerusakan yang mengancam nyawa tersebut.
Plt. Kepala Disperindagkop-UKM Seluma, Dadang Kosasi, menyatakan komitmennya untuk segera turun ke lapangan guna mengaudit kelayakan infrastruktur di Kelurahan Talang Saling tersebut.
BACA JUGA:Wabup Seluma Pimpin Forum UHC, Targetkan 100 Persen Warga Tercover BPJS Kesehatan
BACA JUGA:Disdikbud Bengkulu Selatan Perketat Absensi Digital, Guru Bolos Terancam Sanksi Tegas
"Kami segera lakukan investigasi lapangan. Data riil dari lokasi sangat diperlukan sebagai basis pengambilan keputusan dan pencarian solusi atas kerusakan yang dilaporkan warga," tegas Dadang, Senin (20/4).
Ironi menyelimuti kawasan ini. Para pedagang mengenang masa relokasi dari Alun-Alun Tais beberapa waktu lalu sebagai awal dari nestapa mereka.
Bukannya mendapatkan tempat yang representatif, mereka justru ditempatkan di bangunan yang kini strukturnya goyah akibat abrasi dan pergeseran tanah yang terjadi bertahun-tahun tanpa penguatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan yang mencekam, barisan awning atau los pedagang sudah tidak simetris, condong ke arah tebing jurang di sisi belakang.
Lalu sebuah musala yang menjadi pusat ibadah pedagang kini luluh lantak, kotor, dan sama sekali tidak terawat dan retakan tanah yang kian lebar membuat bangunan tersebut sewaktu-waktu bisa ambruk, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Yetno, salah satu pedagang yang masih bertahan di tengah risiko, mengungkapkan rasa was-wasnya setiap kali awan mendung menggelayut di langit Tais. Menurutnya, kerusakan paling fatal berada di blok ujung yang kini sudah dikosongkan karena sangat tidak stabil.
BACA JUGA:Persiapan Matang, 1.231 Calon Jemaah Haji Kota Bengkulu Siap Bertolak ke Tanah Suci
BACA JUGA:3 Hari Menghilang, Siswi SMP di Kampung Melayu Ditemukan Selamat di Sebuah Kosan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: