Poles Persiapan Bazar MTQ, Pemkab Seluma Siapkan Etalase Produk Unggulan Daerah
Poles Persiapan Bazar MTQ, Pemkab Seluma Siapkan Etalase Produk Unggulan Daerah--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS – Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SELUMA mulai memacu kesiapan sektor pendukung. Fokus utama kini tertuju pada penyelenggaraan ekspo pameran dan bazar yang dirancang sebagai etalase produk unggulan daerah.
Asisten III Setda Seluma, Marhakidinata, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni pelengkap, melainkan instrumen strategis untuk memperluas jangkauan pasar pelaku UMKM asli Seluma.
"Kami ingin menjadikan MTQ ini sebagai momentum emas bagi produk lokal. Setiap kecamatan dan masyarakat harus berpartisipasi aktif agar kekayaan potensi Seluma benar-benar terekspos ke seluruh tamu undangan se-Provinsi Bengkulu," ujar Marhakidinata.
Dalam rapat teknis terbaru, Pemkab mulai membedah manajemen ruang, mulai dari penempatan stan pameran, zonasi area bazar, hingga estetika kawasan dengan pemasangan atribut publikasi. Pembagian tugas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kelurahan juga diperketat guna menghindari tumpang tindih fungsi.
BACA JUGA:Jawab Isu Depak Kader, Plt Ketua Golkar Kota Bengkulu Pastikan Musda XI Digelar 25 April
BACA JUGA:Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Bengkulu Selatan Usulkan Pembangunan Sumur Bor ke BWSS VII
“Koordinasi ini krusial agar operasional di lapangan berjalan efektif. Kami menekankan pada sinkronisasi setiap sektor agar tidak ada kendala teknis yang menghambat kenyamanan peserta maupun pengunjung,” tambahnya.
Selain kemeriahan acara, standar kebersihan dan sistem keamanan menjadi indikator utama keberhasilan bagi Pemkab Seluma. Marhakidinata menginginkan kesan positif bagi para kafilah dan tamu dari kabupaten/kota lain yang berkunjung ke Bumi Serawai Serasan Seijoan.
Optimisme tinggi menyelimuti persiapan ini, mengingat MTQ kali ini diproyeksikan memberikan multiplier effect bagi ekonomi kerakyatan.
"Sinergi lintas sektor adalah kunci. Kami berupaya agar MTQ ke-37 tidak hanya sukses dari sisi religi dan syiar, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui transaksi di stan-stan pameran nanti," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: