Anggaran Terbatas, Desa Talang Sebaris Seluma Cicil Perbaikan Rumah Layak Huni demi Tekan Stunting

Anggaran Terbatas, Desa Talang Sebaris Seluma Cicil Perbaikan Rumah Layak Huni demi Tekan Stunting

Anggaran Terbatas, Desa Talang Sebaris Seluma Cicil Perbaikan Rumah Layak Huni demi Tekan Stunting--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS — Keterbatasan alokasi dana tidak menyurutkan komitmen Pemerintah Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, dalam memerangi angka stunting.

Pada tahun anggaran 2026, pemerintah desa setempat tetap memprioritaskan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai langkah intervensi sensitif terhadap kesehatan balita.

Kepala Desa Talang Sebaris, Fikri Ardianto, Amd, memaparkan bahwa berdasarkan hasil pendataan, masih terdapat delapan unit rumah warga yang kondisinya sangat tidak ideal untuk tumbuh kembang anak. Masalah utama yang ditemukan meliputi sanitasi yang buruk hingga ketiadaan akses air bersih permanen.

"Sebenarnya ada delapan rumah yang menjadi fokus penanganan stunting karena kondisinya belum layak huni," ungkap Fikri.

BACA JUGA:Isi Kekosongan Kursi Dapil II, DPRD Seluma Proses PAW Santoso sebagai Pengganti Ramadhansyah

BACA JUGA:Resmi! Mardensi Pimpin DPD II Golkar Kota Bengkulu, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029

Rumah-rumah tersebut dilaporkan belum memiliki sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang memenuhi standar kesehatan. Selain itu, banyak hunian yang masih berlantai tanah dan hanya mengandalkan air hujan sebagai sumber air utama, sehingga risiko penyakit lingkungan yang memicu stunting menjadi sangat tinggi.

Mengingat keterbatasan anggaran desa yang ada, pemerintah desa terpaksa mengambil kebijakan prioritas. Untuk tahun ini, hanya satu unit rumah yang bisa mendapatkan bantuan renovasi total.

"Tahun ini kami prioritaskan satu unit rumah terlebih dahulu. Ini merupakan hasil dari rembuk stunting yang telah dilakukan," jelasnya.

Fikri mengakui bahwa penanganan stunting di wilayahnya tidak bisa tuntas hanya dengan dana desa. Pihaknya telah proaktif mengajukan bantuan ke tingkat Kabupaten Seluma melalui proposal resmi, namun hingga kini realisasinya masih terkendala skala prioritas anggaran daerah.

BACA JUGA:Transformasi Tata Kota, Bengkulu Selatan Proyeksikan Jalan Batang Bangau Jadi Kawasan Dua Jalur

BACA JUGA:Gerhana Bintang 26 April Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Lokasinya, Cek Ada Daerahmu?

"Sebenarnya ada delapan rumah yang menjadi fokus penanganan stunting karena kondisinya belum layak huni," tambah Fikri menutup penjelasannya.

Langkah bertahap ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pihak-pihak terkait untuk turut berkontribusi dalam perbaikan infrastruktur kesehatan di desa, demi mewujudkan generasi masa depan yang bebas dari ancaman stunting.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait