Lestarikan Budaya Lokal, PPS Besiwa Rajo Mudo Siap Jadikan Taba Lubuk Puding Pusat Silat Serawai se-Bengkulu
Lestarikan Budaya Lokal, PPS Besiwa Rajo Mudo Siap Jadikan Taba Lubuk Puding Pusat Silat Serawai se-Bengkulu--(Sumber Foto: Jul/BETV)
SELUMA, BETVNEWS — Sebuah langkah besar dalam menjaga warisan leluhur resmi dimulai dengan terbentuknya Perguruan Pencak Silat (PPS) Besiwa Rajo Mudo. Kehadiran perguruan ini menjadi oase di tengah kekhawatiran memudarnya identitas bela diri asli suku Serawai di tengah arus modernisasi.
Ketua PPS Besiwa Rajo Mudo, Cholin Edi Saputra, menegaskan bahwa perguruan ini didirikan sebagai wadah inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki semangat menjaga akar budaya. Ia menyoroti fenomena mulai hilangnya aliran-aliran ikonik seperti Kuntau, Jenuk, Harimau, hingga Cengkak dari peredaran.
"Siapa saja boleh bergabung dalam perguruan ini. Kita ingin pencak silat Serawai kembali diminati, tidak hanya di Seluma, tetapi bisa berkembang hingga ke tingkat nasional," ujar Cholin.
Cholin tak menampik adanya keprihatinan mendalam melihat minimnya minat generasi muda terhadap silat tradisional. Selama ini, perguruan dari luar daerah dinilai lebih mendominasi, sementara kekayaan lokal seolah terpinggirkan.
BACA JUGA:Anggaran Terbatas, Desa Talang Sebaris Seluma Cicil Perbaikan Rumah Layak Huni demi Tekan Stunting
BACA JUGA:Isi Kekosongan Kursi Dapil II, DPRD Seluma Proses PAW Santoso sebagai Pengganti Ramadhansyah
"Ini yang membuat kami miris. Ada kekosongan, seolah silat asli Serawai kehilangan tempatnya. Bahkan kalah bersaing dengan perguruan dari luar daerah," tambahnya dengan nada getir.
Sebagai langkah strategis, PPS Besiwa Rajo Mudo memproyeksikan Desa Taba Lubuk Puding di Kabupaten Seluma sebagai titik episentrum pengembangan pencak silat Serawai untuk skala Provinsi Bengkulu.
"Target kita jelas, Taba Lubuk Puding menjadi sentral silat se-Provinsi Bengkulu. Dari sini kita bangun kekuatan bersama," tegas Cholin.
Aspirasi ini disambut hangat oleh Pemerintah Desa Taba Lubuk Puding. Kepala Desa setempat menilai eksistensi PPS Besiwa Rajo Mudo bukan sekadar aktivitas olahraga, melainkan benteng pertahanan adat yang krusial.
BACA JUGA:Resmi! Mardensi Pimpin DPD II Golkar Kota Bengkulu, Targetkan Kursi Pimpinan DPRD 2029
BACA JUGA:Lacak Oknum ASN Pembuang Sampah di Talang Saling, Sekda Seluma: Pasti Kita Telusuri!
"Kami sangat mendukung. Ini bukan sekadar olahraga, tapi bagian dari adat dan budaya kita. Kalau tidak kita jaga sekarang, bisa saja hilang di generasi mendatang," tutur Sang Kades.
Meski kepengurusan pusat telah dinyatakan sah secara organisasi, manajemen PPS Besiwa Rajo Mudo kini tengah memproses legalitas badan hukum secara bertahap demi memperkuat posisi organisasi di kancah formal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: