Musim Haji 2026, Pemkab Bengkulu Selatan Kawal Keberangkatan Jemaah Menuju Tanah Suci
Musim Haji 2026, Pemkab Bengkulu Selatan Kawal Keberangkatan Jemaah Menuju Tanah Suci--(Sumber Foto: Ary/BETV)
BENGKULU SELATAN, BETVNEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan mematangkan persiapan akhir bagi para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan bertolak ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Meski jumlah jemaah tahun ini tergolong sedikit, pemda menjamin standar pelayanan dan pendampingan tetap dilakukan secara maksimal, terutama bagi jemaah kategori lanjut usia (lansia).
Merujuk data resmi dari Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Bengkulu Selatan, terdapat empat orang CJH yang dinyatakan siap berangkat. Formasi jemaah tahun ini terdiri dari tiga warga asli Bengkulu Selatan dan satu orang jemaah yang berdomisili di Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Jaringan Internet Bermasalah, Disdikbud Kota Bengkulu Gelar TKA Ulang pada 11 Mei
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Revitalisasi Menyeluruh Pasar Panorama Lewat Skema Inpres
Kepala PLHUT Bengkulu Selatan, Midi Saherman, merincikan bahwa jemaah tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter) yang berbeda sesuai dengan hasil koordinasi wilayah.
“Untuk tiga jemaah lansia kita masuk dalam kloter 5, sementara satu orang lainnya yang berdomisili di Bengkulu masuk kloter 4,” ungkap Midi.
Jadwal keberangkatan telah disusun secara sistematis guna memastikan kenyamanan jemaah selama transisi menuju Asrama Haji Bengkulu. Jemaah yang tergabung dalam kloter 4 telah dijadwalkan untuk berangkat lebih awal dengan pengawalan dari tim pendamping.
“Untuk jemaah kloter 4, kita antar dan serahkan ke Asrama Haji Bengkulu pada hari Minggu sekitar pukul 11.00 WIB,” jelasnya.
Puncaknya, rombongan jemaah lainnya akan dilepas secara simbolis oleh Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin, pada Senin sore, 27 April 2026. Seremonial pelepasan ini dijadwalkan berlangsung usai salat Ashar di kantor bupati sebelum jemaah bertolak menuju pusat karantina haji di provinsi.
BACA JUGA:Pesanan Sapi di Bengkulu Melonjak, Harga Naik Rp1 Juta Jelang Iduladha 2026
BACA JUGA:Belum Ajukan Pencairan Tahap I, Dana Desa di Rejang Lebong dan Lebong Terancam Hangus
Midi menekankan bahwa prioritas utama tahun ini adalah kesehatan dan keamanan jemaah lansia. Seluruh tahapan, mulai dari pemeriksaan medis berkala hingga asistensi selama perjalanan, dipantau ketat untuk menghindari kendala fisik selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Kita pastikan seluruh jemaah, khususnya lansia, mendapatkan pelayanan maksimal agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan kembali dalam keadaan sehat,” tutup Midi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: