Dukung Ekonomi Rakyat, Pemkab Seluma Gratiskan Fasilitas 37 Stand UMKM di Arena MTQ

Dukung Ekonomi Rakyat, Pemkab Seluma Gratiskan Fasilitas 37 Stand UMKM di Arena MTQ

Plt Kepala Disperindagkop UKM Seluma, Dadang Kosasi--(Sumber Foto: Jul/BETV)

SELUMA, BETVNEWS – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII tingkat Provinsi Bengkulu tidak hanya menjadi ajang syiar religi, tetapi juga momentum emas bagi kebangkitan ekonomi kreatif lokal.

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Seluma mengonfirmasi akan menerjunkan sedikitnya 37 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyemarakkan acara tersebut.

Pusat pameran produk lokal ini akan terkonsentrasi di pelataran Masjid Agung Baitul Falihin, Kelurahan Pasar Tais, mulai tanggal 11 hingga 19 Mei 2026 mendatang.

Plt Kepala Disperindagkop UKM Seluma, Dadang Kosasi, mengungkapkan bahwa kehadiran puluhan pelaku usaha ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pasar produk asli Seluma di tengah kerumunan pengunjung dari berbagai daerah.

BACA JUGA:Hibah Rp3,5 Miliar Pemkab Seluma, Dukung Pembangunan Infrastruktur dan Command Center Polres

BACA JUGA:Momentum Hardiknas 2026, 80 Persen SD di Seluma Sukses Adopsi Kurikulum Merdeka

“Ada 37 stand UMKM yang akan kita tampilkan selama pelaksanaan MTQ ke-37,” ujar Dadang saat dikonfirmasi.

Nantinya, para tamu dan kafilah MTQ akan disuguhi beragam komoditas unggulan, mulai dari mahakarya kerajinan tangan, kudapan autentik khas Bumi Serasan Seijoan, hingga promosi eksotisme wisata daerah.

Tidak hanya soal jual-beli, lokasi ini juga akan menjadi pusat edukasi administratif karena masyarakat bisa berkonsultasi langsung mengenai tata cara perizinan usaha melalui layanan DPMPTSP Kabupaten Seluma.

“Stand UMKM ini tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga potensi wisata serta informasi perizinan usaha di Kabupaten Seluma,” jelasnya.

Guna meringankan beban para pengusaha lokal, Pemerintah Kabupaten Seluma mengambil kebijakan khusus dengan menggratiskan seluruh biaya sewa dan fasilitas penunjang. Para pedagang hanya perlu membawa produk mereka tanpa memikirkan biaya infrastruktur di lokasi.

“Stand dan perlengkapan semuanya kita siapkan gratis, jadi pelaku UMKM tinggal menempati dan berjualan,” pungkas Dadang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait