Kapasitas Kritis, DLHK Bengkulu Selatan Lobi Kementerian untuk Perluasan Zona TPA

Kapasitas Kritis, DLHK Bengkulu Selatan Lobi Kementerian untuk Perluasan Zona TPA

Kepala DLHK Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin--(Sumber Foto: Ary/BETV)

BENGKULU SELATAN, BETVNEWS – Masalah pengelolaan sampah di Kabupaten BENGKULU SELATAN mulai memasuki babak krusial.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) setempat kini tengah menyusun langkah strategis guna mengantisipasi "ledakan" muatan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kapasitasnya diprediksi segera mencapai batas maksimal.

Kepala DLHK Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin, mengungkapkan bahwa meski volume sampah terus meningkat, pihaknya tetap menjamin standar keamanan lingkungan, khususnya pada pengolahan limbah cair.

Pengujian kualitas air lindi dilakukan secara periodik setiap caturwulan melalui laboratorium di Kota Bengkulu untuk memastikan tidak ada kebocoran yang mencemari ekosistem sekitar.

BACA JUGA:Tenggat SP3 Berakhir, Satpol PP Seluma Siap Ratakan Hiburan Malam Ilegal di Simpang 6

BACA JUGA:Kendala Alsintan di Bengkulu Selatan, Realisasi Tanam Padi Baru Capai 29 Hektar

“Kolam lindi kita ada 11 unit, dan sejauh ini statusnya masih aman, belum ada pencemaran. Kondisinya juga masih bagus,” jelas Erwin.

Walaupun sistem pengolahan limbah saat ini masih berfungsi optimal, DLHK menyadari bahwa ketersediaan lahan penampungan (zona landfil) tidak akan bertahan selamanya. Sebagai bentuk antisipasi, Erwin telah melaporkan situasi ini ke pimpinan daerah dan berencana melayangkan proposal bantuan ke pemerintah pusat.

Erwin memperkirakan, sisa ruang yang tersedia saat ini hanya mampu bertahan dalam hitungan tahun saja sebelum benar-benar penuh total.

“Kalau melihat kondisi sekarang, mungkin masih aman 3 sampai 4 tahun ke depan. Tapi memang zona yang ada sudah hampir penuh, sehingga perlu kita siapkan zona baru dari sekarang,” pungkasnya.

BACA JUGA:Idul Adha 1447 H: Masjid Al-Jan ah Bengkulu Buka Pendaftaran dan Layanan Jemput Hewan Kurban

BACA JUGA:Ketika Realita Tak Sesuai Ekspektasi: Program Retret Merah Putih dan Mitigasi Langit Membentuk Gen Z

Pembangunan infrastruktur tambahan melalui dana kementerian dianggap sebagai solusi paling rasional agar Bengkulu Selatan tidak menghadapi krisis darurat sampah di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: