Lebih Murah dari Harga Pasar, Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Buka Pusat Jajanan Serba Ikan Sebulan Sekali
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan, Nengsi Affriani--(Sumber Foto: Ary/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan resmi meluncurkan terobosan anyar bertajuk “Pusikan” atau Pusat Jajanan Serba Ikan.
Langkah kreatif ini digulirkan sebagai instrumen taktis untuk mendongkrak gemar makan ikan sekaligus mengikis angka tengkes (stunting) melalui optimalisasi produk perikanan lokal.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan, Nengsi Affriani, mengonfirmasi bahwa pasar kuliner tematik ini diproyeksikan menjadi agenda rutin saban bulan. Keputusan tersebut diambil setelah melihat tingginya kurva permintaan dan respons positif publik terhadap komoditas perikanan yang dijajakan.
“Melihat kondisi dan antusias masyarakat, kegiatan Pusikan ini akan kita rencanakan satu bulan sekali,” kata Nengsi Affriani, Minggu, 31 Mei 2026.
Nengsi menguraikan, dalam bazar pangan tersebut disajikan beragam diferensiasi produk olahan hilirisasi berbasis ikan. Mulai dari pempek, stik ikan, olahan udang rebon, hingga ragam kuliner kreatif lainnya. Tidak hanya sektor hilir, jajaran hilir perkotaan juga disuguhkan bahan pangan primer berupa ikan segar hasil budi daya air tawar maupun tangkapan nelayan laut.
BACA JUGA:Momentum Iduladha, DPD PKS Kota Bengkulu Sembelih 5 Sapi dan Sebar 700 Paket Daging Kurban
“Untuk lokasi kegiatan kita buka di depan Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bengkulu Selatan agar masyarakat lebih mudah menjangkau,” terangnya mengulas peta zonasi pasar.
Menurut Nengsi, lokomotif utama dari bergulirnya inovasi ini adalah memberikan panggung promosi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan. Melalui wadah ini, para petambak, nelayan tradisional, serta perajin kuliner lokal dapat memamerkan sekaligus menguji pasar atas produk hasil laut dan darat yang mereka produksi.
Lewat intervensi pasar berskala mikro ini, rantai pemasaran pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat memotong jalur tengkulak, sehingga margin keuntungan yang didapat para produsen lokal bisa melonjak signifikan.
“Harapan kami dengan adanya inovasi baru dari Dinas Perikanan ini, masyarakat Bengkulu Selatan dapat lebih mencintai produk hasil perikanan daerah sendiri,” tambah Nengsi merinci target makro inovasi tersebut.
Keunggulan lain dari program Pusikan ini terletak pada proteksi harga jual. Lantaran menerapkan sistem transaksi direct selling atau penjualan langsung tanpa perantara makelar, banderol harga pangan kaya protein di lokasi ini diklaim jauh lebih miring dan kompetitif dibandingkan harga eceran tertinggi di pasar tradisional.
BACA JUGA:Digelar Serentak Mulai 22 Juni, Disdikbud Kota Bengkulu Siapkan Komposisi Kuota 4 Jalur SPMB
BACA JUGA:Soroti Penataan Pantai Panjang, Komisi II DPRD Desak Pemkot Bengkulu Legalkan Status Hukum Pedagang
“Untuk harga tentu lebih murah dibanding harga pasar karena langsung dari pelaku usaha kepada masyarakat,” pungkas Nengsi memungkasi keterangannya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: