Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Bengkulu Utara Meninggal Dunia Usai Puncak Haji
Kabar Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Bengkulu Utara Meninggal Dunia Usai Puncak Haji--(Sumber Foto: Aap/BETV)
BENGKULU, BETVNEWS – Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Bengkulu Utara bernama Mustina Abdul Basir (66) dilaporkan meninggal dunia di Makkah.
Almarhumah yang tergabung dalam kloter PDG 04 (Regu 38, ROM 10) ini mengembuskan napas terakhirnya di Tower 9A, Hotel Al Hidaya, Makkah, sekitar pukul 02.30 waktu setempat.
Berita duka tersebut dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkulu Utara, Hamid Muhakkam. Ia menyampaikan bahwa almarhumah wafat di penginapan jemaah.
"Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kita asal kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu yang tergabung dalam kloter 04 Padang, atas nama Mustina Abdul Basir." ungkap Hamid, Senin, 1 Juni 2026.
Sebelum pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), almarhumah memang sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Al-Noor Specialist Hospital Makkah.
BACA JUGA:HIVE Bengkulu Sebar 7 Hewan Kurban di Pulau Enggano, Sasar Warga Daerah Terpencil
BACA JUGA:Hakikat Haji: Pelantikan Menjadi Dai dan Kebangkitan Peradaban Masjid
"Setelah pelaksanaan puncak haji almarhumah telah dinyatakan sehat untuk melaksanakan ibadah haji dan kemudian kembali ke hotel dalam keadaan sehat. Namun, sekitar pukul 02.30 waktu setempat beliau meninggal dunia." jelasnya.
Kepergian almarhumah langsung mendatangkan duka yang mendalam bagi sesama jemaah satu kloter serta para petugas pendamping. Di mata jemaah lain, almarhumah dikenal sebagai sosok yang cukup aktif mengikuti rangkaian ibadah sejak tiba di Tanah Suci, meskipun kondisinya tetap dipantau oleh tim kesehatan karena faktor usia yang sudah lanjut.
"Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Serta mendoakan haji almarhumah mabrur dan mendapatkan pahala yang. Erlipat dari Allah SWT. " tambah Hamid.
Petugas haji di Makkah langsung bergerak cepat melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk melaporkan kejadian ini kepada otoritas kesehatan dan pihak penyelenggara haji Arab Saudi. Jenazah almarhumah selanjutnya akan diurus sesuai ketentuan dan dimakamkan di Makkah.
BACA JUGA:Penataan Kawasan Wisata, DPRD Kota Bengkulu Sarankan Dinas Pariwisata Gandeng Pokdarwis
Wafatnya Mustina Abdul Basir menambah daftar jemaah haji asal Provinsi Bengkulu yang meninggal dunia di Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jemaah haji lainnya untuk selalu menjaga kondisi kesehatan dan istirahat yang cukup setelah menjalani rangkaian ibadah yang padat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: